Gempa Nepal Kedua Tewaskan 66 Orang, Helikopter AS Hilang

Rabu, 13 Mei 2015 - 08:49 WIB
Gempa Nepal Kedua Tewaskan...
Gempa Nepal Kedua Tewaskan 66 Orang, Helikopter AS Hilang
A A A
KATHMANDU - Gempa dahsyat kedua di Nepal yang berselang kurang dari tiga minggu dari gempa dahsyat pertama telah menewaskan 66 orang, termasuk di beberapa negara tetangga Nepal. Selain itu, akibat gempa helikopter militer Amerika Serikat (AS) pengirim bantuan kemanusiaan di Nepal ikut hilang.

Dari puluhan korban tewas dalam gempa besar kedua berkekuatan 7, 1 SR tersebut, sebagian besar ditemukan di desa-desa dan sejumlah kota di sebelah timur Kathmandu. Akibat dua gempa besar di Nepal, total korban tewas telah melampui 8 ribu jiwa.

Sebuah helikopter Korps Marinir AS dinyatakan hilang pada hari Selasa. Helikopter itu membawa enam marinir dan dua tentara Nepal yang mengangkut beras dan terpal untuk korban gempa.

Juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren, mengatakan laporan dari lapangan menunjukkan bahwa awak helikopter sempat mengirim pesan bahwa helikopter itu mengalami masalah dengan bahan bakar. Setelah itu, helikopter tersebut hilang kontak.

Sejumlah pesawat militer AS sudah melakukan pencarian helikopter itu selama 90 menit. Namun, hasilnya nihil.

”Pada dasarnya apa yang kita miliki saat ini adalah helikopter yang hilang. Kami tidak tahu lokasinya," kata Warren, seperti dikutip Reuters, Rabu (13/5/2015). Menurutnya, medan atau lokasi hilangnya helikopter militer AS itu berada di pegunungan yang terjal.
(mas)
Berita Terkait
Program Visit Nepal...
Program 'Visit Nepal Year' China Gagal Hidupkan Pariwisata Nepal
Baru Diangkat oleh PM...
Baru Diangkat oleh PM Komunis Sharma Oli, 20 Menteri Dipecat Sekaligus
Sungai Bagmati Meluap,...
Sungai Bagmati Meluap, Ibu Kota Nepal Terendam
Profil Pushpa Kamal...
Profil Pushpa Kamal Dahal, Perdana Menteri Nepal Baru dengan Ideologi Komunis
Kenapa Gerakan Protes...
Kenapa Gerakan Protes Gen Z Nepal Sasar Kaum Elite Nepal Berubah?
Mengapa Gunung Machhapuchhre...
Mengapa Gunung Machhapuchhre Dilarang untuk Didaki? Ternyata Ini Alasannya
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
49 menit yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
2 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
2 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
2 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
3 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
3 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Nuklir Kedua...
Kapal Induk Nuklir Kedua AS Muncul di Dekat Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved