Pemimpin Chechnya Sebut ISIS Bukanlah Islam

Selasa, 21 Oktober 2014 - 20:47 WIB
Pemimpin Chechnya Sebut...
Pemimpin Chechnya Sebut ISIS Bukanlah Islam
A A A
MOSKOW - Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov mengemukakan pendapatnya mengenai keberadaan ISIS di Timur Tengah dan siapa yang berada di balik kelompok tersebut. Kadyrov menyebut, intelijen Baratlah yang mungkin berada di balik kehadiran ISIS.

Melansir Itar-tas, Selasa (21/10/2014), Kadyrov juga enggan menyebut ISIS sebagai bagian dari Islam, karena apa yang mereka lakukan menurut dirinya tidak mencerminkan Islam sama sekali. Bahkan, Kadyrov menyebut ISIS dengan sebutan kelompok setan, karena kekejaman yang mereka lalukan.

“Saya meminta semuanya untuk tidak menyebut kelompok itu sebagai negara Islam, karena mereka adalah setan. Dan, obsesi mereka satu-satunya adalah mendapatkan uang sebanyak-banyaknya untuk memenuhi hasrat mereka,” ucap Kadyrov.

“Mereka berada di bawah perintah Barat, dan mereka (ISIS) memang sengaja diperintahkan untuk memusnahkan umat Muslim,” ucapnya. “Mereka telah menikmati dukungan dari Barat, yang telah memberikan mereka semua yang dibutuhkan,” tambahnya.

Kadyrov juga menyebut, bahwa orang-orang yang berada di balik ISIS adalah petinggi-petinggi dari sebuah badan intelijen atau pemimpin negara Barat. Menurutnya, sangat sulit untuk sebuah kelompok teror bisa memiliki persenjataan dan kemampuan finansial sebesar itu, bila memang bekerja sendiri.

Pemimpin Chechnya itu juga mendesak pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi untuk mengakui, bahwa dirinya bekerja untuk sebuah agen rahasia Barat, dan meminta kepada seluruh umat Muslim di dunia mengecam atas apa yang dia lakukan.

“Dia (al-Baghdadi) adalah seorang agen CIA. Dan, jika memang dia benar seorang Muslim yang taat, maka ia harus mengakui hal tersebut, dan meminta maaf kepada saudara sesama Muslim, karena telah melakukan pembantaian di Irak dan Suriah” imbuhnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
2 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
2 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
3 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
4 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
5 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved