Lawan AS dan NATO, Rusia Kembangkan Rudal Nuklir Terbaru

Kamis, 11 September 2014 - 18:40 WIB
Lawan AS dan NATO, Rusia...
Lawan AS dan NATO, Rusia Kembangkan Rudal Nuklir Terbaru
A A A
MOSKOW - Rusia sedang mengembangkan sebuah rudal nuklir terbaru untuk melawan kekuatan militer Amerika Serikat (AS) dan NATO yang baru-baru ini dikampanyekan. Hal itu diungkapkan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Komentar itu disampikan Putin, yang mengklaim bahwa Rusia berhasil menguji coba rudal balisitik antarbenua yang diluncurkan dari kapal selam nuklir. Ketegangan antara Rusia dan AS serta NATO belum reda, sejak krisis Ukraina pecah.

Putin menuduh negara-negara Barat memanfaatkan krisis di Ukraina untuk menghidupkan kembali kekuatan NATO. Putin memperingatkan, bahwa Moskow akan mempertimbangkan respons keras terhadap keputusan AS dan sekutunya, NATO yang berdalih menggunakan kekuatan untuk melindungi Eropa Timur.

Alasan Putin memperbarui senjata Rusia dengan rudal nuklir terbaru, karena pertahanan rudal AS dan secara tidak langsung telah mengancam keamanan Rusia.

“Kami telah memperingatkan berkali-kali, bahwa kami harus mengambil tindakan untuk menjamin keamanan kami,” ucap Putin, seperti dikutip news.com.au, Kamis (11/9/2014). Putin bahkan mengambil alih komisi pemerintah untuk mengawasi industri militer secara langsung.

Komentar keras Putin terhadap AS dan NATO ini merupakan yang kedua kali. Sebelumnya, dia mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara Barat agar tidak mengusik Rusia dalam konflik Ukraina. Putin mengklaim Rusia memiliki senjata nuklir yang kuat.

“Lebih baik (negara-negara Barat) jangan main-main dengan kami di Ukraina!,” kata Putin merujuk pada kekuatan senjata nuklir yang dimiliki Rusia.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
21 menit yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
3 jam yang lalu
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
5 jam yang lalu
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
6 jam yang lalu
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
7 jam yang lalu
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved