Rusia-Ukraina di Ambang Perang, UE Siapkan Sanksi Baru

Minggu, 31 Agustus 2014 - 10:47 WIB
Rusia-Ukraina di Ambang...
Rusia-Ukraina di Ambang Perang, UE Siapkan Sanksi Baru
A A A
BRUSSEL - Rusia dan Ukraina di ambang perang setelah Moskow berkali-kali dituduh melakukan invasi ke wilayah Ukraina.

Para pemimpin Uni Eropa (UE) pada Minggu (31/8/2014) berkumpul di Brussel untuk memberikan ultimatum kepada Rusia dengan sanksi baru.

Rusia dituduh telah mengerahkan pasukan dan tank-tank tempur untuk mendukung separatis di Ukraina timur. Presiden UE, Herman Van Rompuy, mengatakan 28 pemimpin bertemu di Brussels. “Sepakat untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut yang signifikan jika Moskow tidak mundur,” katanya.

Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, telah memerintahkan untuk merumuskan sanksi baru kepada Rusia dalam waktu seminggu.”Semua orang menyadari bahwa kita harus bertindak cepat,” ujar Van Rompuy, seperti dikutip Reuters. (Baca: Memanas, Ukraina Tuduh Rusia Menginvasi Besar-besaran)

Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengatakan sanksi baru akan menyasar Rusia untuk sektor jasa keuangan, persenjataan dan energi.

Ultimatum sanksi itu muncul setelah Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengunjungi Brussels untuk mendesak UE agar mengambil langkah-langkah lebih keras terhadap Rusia yang ia dituduh melakukan agresi militer dan teror.

“Kami sangat dekat dengan perang dalam skala penuh, yang sudah terjadi di wilayah yang dikuasai oleh separatis," katanya. ”Hari ini kita berbicara tentang nasib Ukraina, besok bisa untuk seluruh Eropa.”
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
2 jam yang lalu
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
4 jam yang lalu
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
5 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
6 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
9 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved