Asia Pasifik

Korut diminta menjamin nasib 9 pengungsi yang dikirim pulang

Senin,  3 Juni 2013  −  14:57 WIB
Korut diminta menjamin nasib 9 pengungsi yang dikirim pulang
Pengungsi Korea Utara (voaindonesia)

Sindonews.com – Presiden Korea Selatan (Korsel), Park Geun-hye pada Senin(3/6/2013), meminta Korea Utara (Korut) bertanggung jawab atas keselamatan sembilan pencari suaka yang dipulangkan paksa ke Pyongyang, setelah mereka ditangkap di Laos, tiga pekan lalu.

"Apa yang paling penting adalah untuk memastikan (mereka) hidup dan selamat. Serta harus ada jaminan mereka dapat perlakuan yang adil,” kata Geun-hye, seperti dilansir AFP. "Jika tidak, Korut tidak bisa menghindari kritik dan tanggung jawab dari hak asasi manusia internasional," lanjutnya.

Kasus sembilan pencari suaka itu telah menyita perhatian internasional. Sebagian dari pencari suaka itu adalah pemuda dan para yatim piatu. Mereka ditangkap pada 10 Mei lalu, dengan tuduhan karena masuk secara ilegal, kementerian luar negeri Korsel menyatakan, sembilan pencari suaka itu berusia antara 14-18 tahun.

Kebanyakan para pengungsi Korut mulai melarikan diri dengan menyeberang ke China, kemudian menuju ke beberapa negara di Asia Tenggara, sebelum akhirnya  meminta izin bermukim di Korsel.

”Insiden yang sangat disesalkan. Seharusnya, itu tidak pernah terjadi", ujar Geun-hye, yang menyatakan, pemerintahannya membuka pintu bagi para pengungsi Korut yang ingin “membelot”. PBB dan sejumlah kelompok hak asasi manusia internasional juga telah menyuarakan keprihatinan atas kasus ini.


(esn)

views: 988x
shadow