Komisi HAM Filipina Bakal Selidiki Pembunuhan yang Dilakukan Duterte

Kamis, 22 Desember 2016 - 20:40 WIB
Komisi HAM Filipina...
Komisi HAM Filipina Bakal Selidiki Pembunuhan yang Dilakukan Duterte
A A A
MANILA - Pengakuan Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menghabisi penjahat terus menuai reaksi. Terbaru, Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) Filipina mengatakan akan menyelidiki klaim tersebut.

Komisi HAM Filipina juga akan memeriksa laporan terkait pasukan pembunuh yang telah membunuh ratusan orang di kota selatan Filipina. Jose Gascon, yang mengepalai Komisi HAM Filipina, mengatakan tim penyelidik akan melihat ke dalam masalah tersebut..

"Lembaga penegak hukum harus menyelidiki sebagai sebuah informasi biasa yang menunjukkan bahwa kejahatan mungkin telah dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa pelaku akhirnya bertanggung jawab berdasarkan bukti-bukti yang ada," kata Gascon seperti dikutip dari BBC, Kamis (22/12/2016).

Gascon juga mengatakan penyelidikan akan dilakukan untuk melihat ke dalam bukti-bukti yang baru. "Pengakuan dari publik akan dapat menjelaskan temuan kami sebelumnya," imbuhnya.

Awal bulan ini, Duterte kepada sekelompok pengusaha yang ada di Davao mengatakan telah menghabisi 3 penjahat dengan tangannya sendiri. "Saya melakukan secara pribadi hanya untuk menunjukkan kepada orang-orang (polisi) bahwa jika saya bisa melakukannya, mengapa Anda tidak bisa," katanya.

Baca juga:
Duterte Bunuh Tersangka Narkoba dengan Tangannya Sendiri


Pengakuannya ini sontak menimbulkan kegaduhan. Salah seorang tokoh yang bertentangan dengan Duterte, Senator Leila de Lima, mengatakan pengakuannya bisa menjadi alasan untuk pemakzulan.

Baca juga:
Mengaku Habisi Penjahat, Duterte Bisa Dimakzulkan
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
16 menit yang lalu
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
58 menit yang lalu
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
1 jam yang lalu
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
1 jam yang lalu
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
1 jam yang lalu
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved