Vietnam Keruk Area Sengketa Laut China Selatan, China Bisa Marah

Jum'at, 09 Desember 2016 - 18:25 WIB
Vietnam Keruk Area Sengketa...
Vietnam Keruk Area Sengketa Laut China Selatan, China Bisa Marah
A A A
HANOI - Vietnam dilaporkan diam-diam melakukan pengerukan di area terumbu karang yang disengketakan di Laut China Selatan. Tindakan Vietnam ini berpotensi memicu kemarahan China yang jadi pengklaim utama kawasan itu.

Citra satelit menunjukkan kegiatan pengerukan dilakukan oleh Vietnam di Ladd Reef di Kepulauan Spratly. Kawasan terumbu karang itu juga diklaim oleh Taiwan.

Citra satelit tersebut disediakan oleh perusahaan satelit yang berbasis di Amerika Serikat, Planet Labs, pada tanggal 30 November 2016. Menurut cita satelit, kapal-kapal juga berada di lokasi terumbu karang yang dikeruk Vietnam.

Vietnam belum mengkonfirmasi data citra satelit perusahaan AS itu, sehingga belum diketahui tujuan dari proyek pengerukan situs terumbu karang di Kepualauan Spratly. Meski demikian, pengerukan area terumbu karang seperti yang terjadi di masa lalu telah menyebabkan pekerjaan konstruksi yang lebih luas di kawasan terumbu karang lainnya.

”Kami bisa melihat bahwa di lingkungan ini, ada ketidakpercayaan strategis Vietnam. Mereka dengan cepat meningkatkan pertahanannya,” kata Trevor Hollingsbee, seorang pensiunan angkatan laut yang menjadi analis intelijen Kementerian Pertahanan Inggris, kepada Reuters, Jumat (9/12/2016).

”Mereka melakukan segala sesuatu yang mereka bisa untuk memperbaiki kelemahan apapun, dan bahwa pos di Ladd Reef memang terlihat rentan,” ujarnya.

Sebelumnya pada bulan Agustus, Vietnam telah melengkapi beberapa pulau di kawasan sengketa dengan peluncur roket artileri mobile, yang diklaim mampu menghantam China serta kapal-kapal yang melintasi perairan strategis di Laut China Selatan.

Greg Poling, seorang ahli Laut China Selatan di Washington Center for Strategic and International Studies mengatakan tidak jelas seberapa jauh kegiatan Hanoi di terumbu karang tersebut. Dia percaya bahwa kegiatan itu sebagai upaya Hanoi untuk meningkatkan akses bagi kapal dan perahu nelayan mereka, bukan bertujuan merenovasi pulau untuk dijadikan pangkalan militer.

”Vietnam tahu, (mereka) itu tidak dapat bersaing dengan China, tetapi tidak ingin meningkatkan kemampuannya untuk mengawasi mereka (China),” ujar Poling kepada Reuters.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Laut China Selatan...
Situasi Laut China Selatan Menegangkan, Malaysia Tembak Mati Nelayan Vietnam
Tantang China di LCS,...
Tantang China di LCS, Kapal Perang Prancis Berlabuh di Vietnam
Beijing Umumkan Latihan...
Beijing Umumkan Latihan Perang di Laut China Selatan, Dekat Pantai Vietnam
Selain China, Ini 5...
Selain China, Ini 5 Negara yang Terlibat Sengketa Laut China Selatan
Vietnam Marah China...
Vietnam Marah China Kerahkan Pesawat Pembom ke Paracel Laut China Selatan
Ingatkan Intervensi...
Ingatkan Intervensi Asing, China Desak Vietnam Tidak Besar-besarkan Sengketa LCS
Berita Terkini
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
30 menit yang lalu
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
57 menit yang lalu
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
1 jam yang lalu
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
2 jam yang lalu
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
2 jam yang lalu
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Kapal Perang China Tembaki...
Kapal Perang China Tembaki Armada Angkatan Laut Selandia Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved