alexa snippet

Banyak Warga China Rela Bayar Rp432 Ribu demi Sebotol Udara Segar

Banyak Warga China Rela Bayar Rp432 Ribu demi Sebotol Udara Segar
Udara segar kemasan botol asal Kanada marak dijual di China. Foto / South China Morning Post
A+ A-
BEIJING - Banyak warga di China rela membayar 219 yuan atau sekitar Rp432 ribu demi mendapatkan sebotol udara segar dengan volume 7,7 liter. Udara segar kaya oksigen itu berasal dari Selandia Baru.

Menurut laporan media China, jika dihitung udara segar itu seharga 1,2 yuan (lebih dari Rp2 ribu) per napas. Udara segar dalam kemasan botol itu ditawarkan oleh sekitar setengah lusin pengecer online di China.

Penjualan udara segar tersebut, seperti dikutip Beijing Youth Daily, telah menjadi bisnis yang berkembang di China. Selain dari Selandia Baru, udara segar dalam kemasan botol juga didatangkan dari Kanada dengan merek “Vitality Air”.

Menurut laporan media tersebut, harga udara kemasan bervariasi sesuai dengan tempat asal warga China. ”Sebuah botol 7,7 liter (udara) murni, bebas polusi dan kaya oksigen dari Selandia Baru biasanya seharga 699 yuan, namun berkat diskon besar, (udara segar) itu sedang dijual seharga 219 yuan per botol,” tulis media China tersebut.

Para pengecer mengklaim, sebotol udara segar bisa dinikmati minimal 180 tegukan. Bisnis itu memicu sejumlah pengecer menawarkan alternatif yang lebih murah, di mana mereka mengumpulkan udara segar di kota pesisir Weihai, Provinsi Shandong timur, yang dijual hanya 5 yuan.

”Tidak ada asap, benar-benar udara murni,” bunyi iklan salah satu toko ritel online, di China, yang dilansir South China Morning Post, Rabu (30/11/2016).

“(Bersumber) dari laut atau gunung, pilihan yang tersedia tanpa biaya tambahan,” lanjut bunyi iklan udara segar tersebut. Pelanggan yang tinggal di daerah yang sangat tercemar telah ditawarkan diskon besar.



(mas)
dibaca 17.622x
loading gif
Top