Istri Trump Tak Ikut Boyongan ke Gedung Putih, Ini Alasannya
Senin, 21 November 2016 - 14:28 WIB
Istri Trump Tak Ikut Boyongan ke Gedung Putih, Ini Alasannya
A
A
A
NEW YORK - Melania Trump, istri presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, tidak ikut boyongan atau pindah ke Gedung Putih, Januari mendatang. Donald Trump telah memberikan alasan mengapa istrinya tak ikut pindah ke Gedung Putih.
Menurut Donald Trump, Ibu Negara AS yang baru itu memilih untuk mengurus putra mereka, Barron, 10, di New York. Laporan soal Melania Trump tak ikut boyongan ke Gedung Putih pertama kali dilaporkan New York Post, yang diterbitkan hari Minggu.
Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa putra bungsunya itu masih duduk di kelas empat sekolah dasar di Manhattan, New York. Melania segera menyusul pindah ke Gedung Putih jika urusan sekolah Barron selesai.
Juru bicara Tim Transisi Trump, Jason Miller, mengatakan, ”Jelas sensitif untuk menarik keluar (anak) 10 tahun di pertengahan tahun sekolah.”
Orang yang dekat dengan Tim Transisi Trump kepada New York Post, mengatakan bahwa masa-masa kampanye Trump merupakan masa sulit yang dihadapi Barron. ”Kampanye ini telah sulit untuk Barron, dan dia benar-benar berharap untuk menjaga gangguan,” katanya.
Keputusan Melania Trump untuk tidak tinggal di Gedung Putih sejatinya bukan fenomena baru bagi Ibu Negara AS. Menurut laporan Historical Association White House, Presiden George Washington dan istrinya, Martha Washington, tidak tinggal di Gedung Putih karena saat itu belum dibangun.
Ibu Negara Anna Harrison istri Presiden William Henry Harrison juga tidak pernah tinggal di Gedung Putih, karena Presiden Harrison meninggal satu bulan setelah dilantik.
Melania Trump, 46, pernah mengatakan kepada majalah People bahwa peran utamanya bukan sebagai juru kampanye atau tokoh politik, tetapi sebagai seorang ibu untuk Barron. ”Suami saya bepergian sepanjang waktu,” kata Melania Trump. ”Barron membutuhkan seseorang sebagai orang tua, jadi saya dengan dia sepanjang waktu,” katanya.
Menurut Donald Trump, Ibu Negara AS yang baru itu memilih untuk mengurus putra mereka, Barron, 10, di New York. Laporan soal Melania Trump tak ikut boyongan ke Gedung Putih pertama kali dilaporkan New York Post, yang diterbitkan hari Minggu.
Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa putra bungsunya itu masih duduk di kelas empat sekolah dasar di Manhattan, New York. Melania segera menyusul pindah ke Gedung Putih jika urusan sekolah Barron selesai.
Juru bicara Tim Transisi Trump, Jason Miller, mengatakan, ”Jelas sensitif untuk menarik keluar (anak) 10 tahun di pertengahan tahun sekolah.”
Orang yang dekat dengan Tim Transisi Trump kepada New York Post, mengatakan bahwa masa-masa kampanye Trump merupakan masa sulit yang dihadapi Barron. ”Kampanye ini telah sulit untuk Barron, dan dia benar-benar berharap untuk menjaga gangguan,” katanya.
Keputusan Melania Trump untuk tidak tinggal di Gedung Putih sejatinya bukan fenomena baru bagi Ibu Negara AS. Menurut laporan Historical Association White House, Presiden George Washington dan istrinya, Martha Washington, tidak tinggal di Gedung Putih karena saat itu belum dibangun.
Ibu Negara Anna Harrison istri Presiden William Henry Harrison juga tidak pernah tinggal di Gedung Putih, karena Presiden Harrison meninggal satu bulan setelah dilantik.
Melania Trump, 46, pernah mengatakan kepada majalah People bahwa peran utamanya bukan sebagai juru kampanye atau tokoh politik, tetapi sebagai seorang ibu untuk Barron. ”Suami saya bepergian sepanjang waktu,” kata Melania Trump. ”Barron membutuhkan seseorang sebagai orang tua, jadi saya dengan dia sepanjang waktu,” katanya.
(mas)