Aksi Teror, Empat Orang Ditikam di Stasiun Frankfurt

Minggu, 30 Oktober 2016 - 02:01 WIB
Aksi Teror, Empat Orang...
Aksi Teror, Empat Orang Ditikam di Stasiun Frankfurt
A A A
BERLIN - Sedikitnya empat orang ditikam oleh orang yang tidak di kenal di stasiun kereta api Frankfurt. Serangan itu terjadi pada siang hari di stasiun Hauptwache dimana hingga saat ini motif penyerangan tidak diketahui.

Pihak kepolisian mengkonfirmasi serangan tersebut melalui Twitter. "Ada serangan pisau di #Hauptwache di #Frankfurt. Itulah sebabnya mengapa begitu banyak rekan [polisi] dan pekerja penyelamat di sana," cuit pihak kepolisian sembari menambahkan para korban masih berada di rumah sakit.

Sebuah rekaman video berhasil menangkap momen penyerangan berdarah itu dari lokasi kejadian yang diketahui sebagai tingkat B dari stasiun. Pelaku penusukan itu sendiri diketahui telah melarikan diri seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (30/10/2016).

Jerman telah diguncang oleh sejumlah serangan teror pada tahun ini yang memberikan tekanan kepada kebijakan imigrasi pintu terbuka Kanselir Angela Merkel. Kekerasan selama satu minggu pernah mengguncang Jerman yang dimulai pada 18 Juli.

Ketika itu, remaja Pakistan Riaz Khan Ahmadzai (17) menyamar sebagai pengungsi Afghanistan menyerang penumpang kereta api di Wurzburg dengan kapak, melukai lima. Dia ditembak mati oleh polisi. Empat hari kemudian seorang remaja berdarah Jerman-Iran, Ali Sonboly, menembak mati sembilan orang saat mengamuk di sebuah pusat perbelanjaan di Munich sebelum akhirnya bunuh diri.

Sonboly mengaku ia membalas dendam karena telah ditindas di sekolah tanpa motif ditemukan politik untuk melakuka aksi pembunuhan. Dua hari kemudian seorang pengungsi Suriah menyerang wanita hamil sampai mati di Reutlingen dan pada malam yang sama Daleel (27) melukai 12 orang ketika ia meledakkan ransel penuh dengan pecahan logam dan sekrup.

Dalil melakukan serangan atas nama kelompok teror ISIS dan telah merencanakan untuk membunuh ratusan dengan meledakkan bom bunuh diri di sebuah festival musik terbuka.

Sementara awal bulan ini, kota Chemitz ditutup setelah polisi menggerebek sebuah flat yang ditinggali pengungsi Suriah, Jaber Albakr, yang diduga telah merencanakan serangan teror di bandara Jerman.
(ian)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
23 menit yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
1 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
2 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
3 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
4 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved