Israel Punya 200 Bom Nuklir, AS Bungkam dan Tak Jatuhkan Sanksi

Sabtu, 17 September 2016 - 08:34 WIB
Israel Punya 200 Bom...
Israel Punya 200 Bom Nuklir, AS Bungkam dan Tak Jatuhkan Sanksi
A A A
WASHINGTON - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Colin Powell mengungkap bahwa Israel memiliki 200 bom nuklir yang semuanya ditargetkan pada Teheran, sehingga Iran tidak akan berani menggunakan atau membuat satu pun bom nuklir. Meski demikian, Pentagon AS diam dan tidak menjatuhkan sanksi pada Israel seperti yang dilakukan terhadap Iran dan Korea Utara (Korut).

Pengakuan Powell itu muncul dalam dokumen e-mail-nya yang ditulis tahun 2015. Dokumen itu bocor setelah e-mail Powell diretas hacker yang diduga berasal dari Rusia.

Situs whistleblower DCLeaks telah mem-posting bocoran dokumen e-mail Powell sejak hari Rabu lalu. Powell melalui juru bicaranya, Peggy Cifrino, menegaskan bahwa e-mail yang diretas otentik atau asli.

Baca:
Bocoran E-Mail Colin Powell: Israel Punya 200 Bom Nukllir!


E-mail atau surat elektronik Powell itu ditulis untuk Jeffrey Leeds, rekan bisnis Powell yang juga donatur utama Partai Demokrat. E-mail Powell itu menunjukkan sikap ambigu Israel perihal kepemilikan bom nuklir, di mana negara Yahudi itu selama bertahun-tahun tidak membenarkan maupun menyangkal kepemilikan bom nuklir.

”Pokoknya, Iran tidak dapat menggunakan satu, bahkan jika mereka akhirnya membuat satu (bom nuklir)” bunyi dokumen e-mail Powell yang ditulis untuk Leeds pada tanggal 3 Maret 2015. Surat itu ditulis Powell ketika perundingan nuklir Teheran antara Iran dengan enam negara kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) berlangsung.

“Anak-anak di Teheran tahu Israel memiliki 200 (bom nuklir), semua ditargetkan pada Teheran, dan kami memiliki ribuan. Seperti (Presiden Iran, Mahmoudin Ahmedinejad katakana); ‘Apa yang akan kita lakukan dengan satu (bom nuklir), memolesnya?’,” lanjut surat Powell yang disertai kutipan Ahmadinejad.

Surat Powell ini ditulis beberapa saat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pidato berapi-api di depan Kongres AS, di mana dia mengecam kesepakatan nuklir Iran dan enam negara kekuatan dunia. Kesepakatan itu dicapai bulan Juli 2015, di mana Iran bersedia mengekang program nuklirnya dengan imbalan sanksi atau embargo terhadap Iran dicabut.

Departemen Luar Negeri AS bungkam saat dimintai konfirmasi oleh wartawan Russia Today, Caleb Maupin, perihal pengakuan Powell, yang dilansir semalam (16/9/2016). Pentagon melalui juru bicaranya, John Kirby, juga bungkam. Kirby menolak menjawab apakah AS harus menjatuhkan sanksi kepada Israel seperti yang dilakukan terhadap Iran dan Korut.

Jika AS bersikap adil, semestinya Israel juga dijatuhi sanksi seperti Iran dan Korut karena negara Yahudi itu diduga melakukan pelanggaran. Yakni, Israel bukan negara Non-Proliferation Treaty (NPT) nuklir (bukan penandatangan perjanjian proliferasi nuklir).

Laporan Israel memiliki bom nuklir sebenarnya juga pernah diungkap Federasi Ilmuwan Amerika dalam laporannya tahun 2014. Laporan itu menyebut Israel memiliki 80 hingga 400 bom nuklir, meski penulis laporan meyakini angka akuratnya mendekati 80 bom nuklir.

Baca juga:
Bantuan Gila-gilan AS Rp501 Triliun Bisa Bikin Sistem Rudal Israel Kian Kuat


Alih-alih bersuara keras terhadap Israel yang disebut Powell memiliki 200 bom nuklir, AS pada hari Rabu lalu justru sepakat memberikan bantuan militer gila-gilaan pada Israel senilai USD38 miliar atau senilai Rp501 triliun untuk 10 tahun ke depan.
(mas)
Berita Terkait
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Menurut Presiden Iran,...
Menurut Presiden Iran, Amerika Serikat Bersalah dalam Serangan Israel di Gaza
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Israel Digempur Serangan DDoS
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
28 menit yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
4 jam yang lalu
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
5 jam yang lalu
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
6 jam yang lalu
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
7 jam yang lalu
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
8 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved