AS Butuh Mesin Roket Rusia untuk Bawa Satelit Militer

Sabtu, 09 April 2016 - 23:11 WIB
AS Butuh Mesin Roket...
AS Butuh Mesin Roket Rusia untuk Bawa Satelit Militer
A A A
WASHINGTON - Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Robert Work mengatakan, Pentagon perlu membeli hingga lebih dari 18 mesin roket RD-180 buatan Rusia untuk membawa satelit militer ke ruang angkasa selama enam tahun ke depan atau lebih.

Menurut Work, setidaknya ada dua cara terjangkau dan dapat diandalkan untuk membawa satelit militer itu ke luar angkasa. Dia menambahkan, RD-180 akan diperlukan hanya selama masa transisi dari pengembangan mesin roket domestik yang baru.

"Kami hanya tidak melihat cara lain untuk mendapatkan mesin roket baru dalam enam tahun belakangan ini," kata Work dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (9/4/2016).

"Dan karena itu, dalam masa transisi ini, kami sangat percaya bahwa kita perlu mesin roket RD-180. Tidak lebih dari 18, tetapi Anda tahu, itu yang kami butuhkan," katanya lagi.

Untuk diketahui, Kongres AS melarang penggunaan mesin roket RD-180 Rusia untuk kepentingan militer setelah 2019, setelah aneksasi Rusia terhadap wilayah Crimea Ukraina pada tahun 2014.
(ian)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
6 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
7 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
7 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
9 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
10 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
11 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved