Layanan Wanita dan Pria Penghibur Ludes Terjual selama Forum Ekonomi Dunia di Davos

Selasa, 17 Januari 2023 - 08:48 WIB
loading...
Layanan Wanita dan Pria...
Salah satu gambar iklan layanan penghibur di Davos, Swiss. Foto/exxpress.at
A A A
DAVOS - Layanan wanita penghibur dari berbagai agen Swiss di dekat Davos sudah penuh dipesan menjelang Forum Ekonomi Dunia (WEF) tahun ini.

WEF merupakan forum elit yang mempertemukan para kepala negara, eksekutif perusahaan, dan lembaga nirlaba berpengaruh.

Kabar ini dilaporkan portal berita Austria Exxpress pada Minggu (15/1/2023), mengutip surat kabar yang konon dikirim dari salah satu agen wanita penghibur tersebut.

Dalam pesan kepada staf perhotelan yang tidak disebutkan namanya dan diterbitkan Express, agen pendamping Sensuallounge Escort meminta para pembaca memesan "pilihan wanita dan pria terbaik" sebelumnya untuk memastikan "perawatan dan teman terbaik selama Forum Ekonomi Dunia."

Baca juga: 1% Orang Terkaya Kuasai Dua Pertiga Kekayaan Baru Dunia

Sensuallounge dilaporkan menawarkan "layanan untuk semua orientasi seksual".

Portal berita tersebut mengklaim biaya satu malam dengan salah satu karyawan mereka 2.350 euro atau lebih dari USD2.500.

Layanan tersebut tampaknya tidak menerima uang tunai sebagai pembayaran. Mereka menawarkan kepada klien pilihan untuk membayar dengan kartu kredit utama atau melalui PayPal.

Menjelaskan bahwa kumpul-kumpul tahunan WEF adalah musim ramai bagi para pelacur Swiss, Express mengungkapkan, agensi membuat situs web khusus untuk konferensi tersebut.

Daftar mereka tampaknya sudah penuh dipesan hingga situs Sensuallounge telah menghilang pada hari Senin.

Sementara WEF mengundang sekitar 2.500 orang sebagai delegasi terakreditasi tahun ini, lebih dari 30.000 orang lainnya diharapkan turun ke resor ski untuk makan malam, pesta.

Menurut badan jurnalisme yang mendokumentasikan "sisi gelap Davos," seks untuk pembayaran juga terjadi di luar forum tersebut.

Para pekerja seks juga menunggu di hotel dan bar yang sering dikunjungi tamu, menurut laporan tahun 2020 dari Times UK.

Tak hanya itu, dan wanita, bahkan jika mereka adalah peserta WEF yang terakreditasi, "secara rutin dilecehkan" oleh pria yang mendominasi pertemuan.

Memang, acara tersebut mulai memperingatkan wanita tahun itu untuk tidak keluar sendirian setelah gelap, “Karena jika sesuatu terjadi dengan beberapa CEO besar, siapa yang akan dipercaya? Anda atau mereka?”

Prostitusi di Davos telah menimbulkan kontroversi di tahun-tahun sebelumnya, meskipun kekhawatiran yang lebih besar tampaknya adalah menjaga agar kelas pekerja tetap terkendali.

Tentara Swiss telah diberi wewenang mengerahkan sebanyak 5.000 tentara jika diperlukan untuk memberikan keamanan kepada para miliarder tersebut.

Tema konferensi tahun 2023, yang berlangsung dari 16-20 Januari, adalah “Kerjasama dalam Dunia yang Terfragmentasi”.

Para pengunjuk rasa sudah berada di tempat pertemuan menjelang pembukaan resmi acara pada Senin.

Demonstran mengecam penggunaan jet pribadi oleh para peserta yang menyampaikan omong kosong tentang perubahan iklim.

Para pengunjuk rasa juga mengecam kehadiran para eksekutif perusahaan bahan bakar fosil di forum yang seharusnya sadar akan perubahan iklim.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Pembangunan Masjid Pertama...
Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Swiss Kurang Dana dan Terancam Tidak Terwujud
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved