Masjidnya Dihancurkan Rusia, Mufti Ukraina Angkat Senjata
Selasa, 10 Januari 2023 - 07:02 WIB
loading...
Said Ismagilov, mufti Ukraina yang angkat senjata setelah masjidnya di kota Bakhmut dihancurkan tentara Rusia. Foto/Screenshot video Facebook Kedutaan Ukraina
A
A
A
BAKHMUT - Said Ismagilov, seorang mufti Ukraina , ikut angkat senjata berperang melawan tentara Rusia . Dia ikut berperang setelah masjidnya di kota Bakhmut dihancurkan oleh pasukan Moskow.
Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta mengunggah video Ismagilov mengenakan seragam kamulflase dan menenteng senapan.
Di sela-sela perang, dia membaca Al-Qur'an Surah al-Fath di samping masjid yang telah dihancurkan tentara Rusia dengan sesekali diiringi suara ledakan.
Masjid yang terletak di kota Bakhmut tersebut dibangun oleh umat Islam Ukraina dan seharusnya menjadi salah satu masjid terbaru di kawasan timur Ukraina.
Baca juga: Bantu Rusia, 300 Tentara Chechnya Dikerahkan ke Medan Perang Ukraina
Menurut Kedutaan Ukraina, lambang bulan sabit di puncak kubah masjid sudah dipasang pada bulan Januari 2022. Tetapi beberapa bulan kemudian, pada Mei 2022, tentara Rusia merusak masjid tersebut lalu menghancurkan bangunan lembaga pendidikan serta rumah warga sekitar.
“Said Ismagilov adalah seorang pemuka agama dari Donetsk, Ukraina, yang terpaksa meninggalkan kampung halamannya karena dipersekusi otoritas pendudukan Rusia,” kata Kedutaan Ukraina dalam posting Facebook-nya, Selasa (10/1/2023).
Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta mengunggah video Ismagilov mengenakan seragam kamulflase dan menenteng senapan.
Di sela-sela perang, dia membaca Al-Qur'an Surah al-Fath di samping masjid yang telah dihancurkan tentara Rusia dengan sesekali diiringi suara ledakan.
Masjid yang terletak di kota Bakhmut tersebut dibangun oleh umat Islam Ukraina dan seharusnya menjadi salah satu masjid terbaru di kawasan timur Ukraina.
Baca juga: Bantu Rusia, 300 Tentara Chechnya Dikerahkan ke Medan Perang Ukraina
Menurut Kedutaan Ukraina, lambang bulan sabit di puncak kubah masjid sudah dipasang pada bulan Januari 2022. Tetapi beberapa bulan kemudian, pada Mei 2022, tentara Rusia merusak masjid tersebut lalu menghancurkan bangunan lembaga pendidikan serta rumah warga sekitar.
“Said Ismagilov adalah seorang pemuka agama dari Donetsk, Ukraina, yang terpaksa meninggalkan kampung halamannya karena dipersekusi otoritas pendudukan Rusia,” kata Kedutaan Ukraina dalam posting Facebook-nya, Selasa (10/1/2023).
Lihat Juga :