Ide AS Beli S-400 Milik Turki Dinilai Tragis Sekaligus Menggelikan

Senin, 13 Juli 2020 - 06:30 WIB
loading...
Ide AS Beli S-400 Milik...
S-400 Rusia
A A A
ANKARA - Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, John Thune pada 30 Juni menyarankan pembelian dan pemindahan S-400 buatan Rusia milik Turki dari Ankara. Ini adalah upaya untuk memecahkan kebuntuan senjata yang menurut Washington tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan mungkin membahayakan operasi jet tempur F-35 generasi kelima.

Pensiunan Mayor Angkatan Udara Turki, Beyazit Karatas menyebut bahwa implementasi inisiatif semacam itu tidak mungkin. Dia bahkan menyebut, ide Thune itu tragisomik, atau tragis dan menggelikan di waktu yang bersamaan.

"Saya merasa tragisomik bahwa para senator AS memperkenalkan amandemen semacam itu, bahkan membiarkannya juga," kata Karatas dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik.

(Baca: Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS )

Dia menekankan bahwa ada artikel yang mengikat dibawah perjanjian antarnegara bagian untuk penjualan senjata pada skala ini. "Untuk pembelian senjata internasional, jaminan negara disediakan", katanya.

Karatas menunjukkan bahwa ada sertifikat pengguna akhir dan semua pihak harus menandatangani. Tanpa persetujuan dari negara asal, jelasnya, satu pihak tidak dapat menjual senjata kepada pihak ketiga karena bertanggung jawab secara hukum. Pernyataan resmi yang dibuat oleh Turki menunjukkan bahwa perjanjian S-400 akan sepenuhnya dihormati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved