Eks Jenderal AS Desak NATO Pasok Senjata Jarak Jauh ke Ukraina untuk Invasi Balik Rusia

Sabtu, 24 Desember 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Breedlove secara terbuka mengakui bahwa Ukraina mengobarkan perang atas nama Barat melawan Rusia, mendesak pencabutan segala pembatasan penggunaan senjata oleh Kiev.

"Ukraina sekarang melawan Rusia atas nama seluruh dunia Barat, dan saya akan mengatakan kepada semua politisi kami: jika Anda telah membatasi tindakan Anda untuk mencegah tentara kami melawan Rusia, maka Anda harus melakukan segala yang mungkin untuk memberikan bantuan bagi Ukraina untuk mengalahkan Rusia," ujarnya, yang dilansir Jumat (23/2/2022).

Sementara Moskow menggambarkan permusuhan yang sedang berlangsung sebagai perang proksi dengan Barat, AS dan NATO secara keseluruhan menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam konflik tersebut.

Di tengah konflik yang sedang berlangsung, Breedlove telah berulang kali mengeluarkan pernyataan seperti perang dalam menggalang dukungan untuk Ukraina.

Pada bulan Juli, misalnya, mantan jenderal itu mendorong Kiev untuk menyerang Jembatan Crimea, yang menghubungkan semenanjung itu dengan daratan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Biden Izinkan Ukraina...
Biden Izinkan Ukraina Serang Rusia dengan Rudal Jarak Jauh AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved