Rusia Halau Serangan Drone di Pelabuhan Utama Crimea
Kamis, 08 Desember 2022 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
Komentar gubernur Crimea ini muncul setelah penduduk setempat mulai menggambarkan di media sosial ledakan keras yang mereka dengar di kota itu.
Menurut media lokal, kejadian serupa pernah terjadi di Sevastopol pada Selasa dini hari.
Pada bulan Oktober, sekitar sembilan drone udara dan tujuh angkatan laut berusaha menyerang kapal Armada Laut Hitam Rusia yang berlabuh di Pangkalan Angkatan Laut Sevastopol. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada saat itu serangan tersebut berhasil dipukul mundur, dengan satu kapal mengalami kerusakan ringan sebagai akibatnya.
Para pejabat Rusia mengatakan bahwa data yang diambil dari serangan pesawat tak berawak Oktober lalu menunjukkan bahwa UAV dan pesawat tak berawak angkatan laut telah diluncurkan dari pantai Laut Hitam Ukraina, tidak jauh dari kota pelabuhan Odessa, dan telah bergerak di sepanjang Laut Hitam yang ditengahi oleh koridor PBB.
Baca: Vladimir Putin: Kami Tidak Gila, Tak Akan Gunakan Bom Nuklir Lebih Dulu
Pada bulan Juli, sebuah UAV, yang diduga berasal dari Ukraina, menyerang markas Armada Laut Hitam di Sevastopol.
Menurut media lokal, kejadian serupa pernah terjadi di Sevastopol pada Selasa dini hari.
Pada bulan Oktober, sekitar sembilan drone udara dan tujuh angkatan laut berusaha menyerang kapal Armada Laut Hitam Rusia yang berlabuh di Pangkalan Angkatan Laut Sevastopol. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada saat itu serangan tersebut berhasil dipukul mundur, dengan satu kapal mengalami kerusakan ringan sebagai akibatnya.
Para pejabat Rusia mengatakan bahwa data yang diambil dari serangan pesawat tak berawak Oktober lalu menunjukkan bahwa UAV dan pesawat tak berawak angkatan laut telah diluncurkan dari pantai Laut Hitam Ukraina, tidak jauh dari kota pelabuhan Odessa, dan telah bergerak di sepanjang Laut Hitam yang ditengahi oleh koridor PBB.
Baca: Vladimir Putin: Kami Tidak Gila, Tak Akan Gunakan Bom Nuklir Lebih Dulu
Pada bulan Juli, sebuah UAV, yang diduga berasal dari Ukraina, menyerang markas Armada Laut Hitam di Sevastopol.
Lihat Juga :