Spesifikasi Kendaraan Tempur Infanteri BMP-1 yang Diterima Ukraina dari Slovakia

Kamis, 01 Desember 2022 - 19:01 WIB
loading...
Spesifikasi Kendaraan...
BMP-1 atau Bronevaya Maschina Piekhota merupakan peralatan militer buatan Uni Soviet. Foto/wikipedia
A A A
KIEV - Ukraina masih belum bisa menuntaskan konfliknya dengan Rusia. Sejak invasi yang dilakukan Kremlin pada Februari 2022 lalu, Kiev mencoba terus bertahan meski telah banyak kehilangan senjata-senjata militernya.

Dalam hal ini, Ukraina sendiri mencoba mendapatkan senjata tambahan dari negara-negara lain yang memang bersedia membantu mereka. Terbaru, Slovakia menjadi salah satu yang memberi sejumlah peralatan militer.

Dikutip dari laman Ukrineform, beberapa waktu yang lalu Menteri Pertahanan Slovakia telah mengkonfirmasi sumbangan 30 kendaraan tempur infanteri BMP-1 kepada Ukraina.

Usut punya usut, hal ini dilakukan berdasarkan perjanjian dengan Jerman terkait senjata militer.

Lantas, Apa Itu Kendaraan Tempur Infanteri BMP-1?

Mengutip informasi dari laman Global Security, Kamis (1/12/2022), BMP-1 atau Bronevaya Maschina Piekhota merupakan peralatan militer Uni Soviet yang pertama kali dirancang pada 1960-an.

Adapun penampilan perdananya secara umum terjadi pada November 1967.

NATO menyebut senjata ini sebagai M-1967 atau BMP. Dalam hal ini, mereka meyakini BMP membawa perubahan dari kendaraan pengangkut tentara lapis baja menjadi kendaraan tempur infanteri.

Tak sekadar lapis baja, pengembang BMP-1 ini menyematkan mobilitas tinggi serta senjata anti-tank yang sudah teruji.

Selain itu, mereka juga memiliki ukuran lebih besar dari APC milik Barat serta punya daya jangkau tembak lebih jauh.

Kemudian, dengan berat sekitar 14 ton, mereka menghadirkan pelindung baja setebal 33 mm serta senapan semi-otomatis 73 mm dan senapan mesin 7,62 mm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Studi Ungkap Gurita...
Studi Ungkap Gurita Politik China dalam Jaringan Kriminal di Asia Tenggara
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved