Rusia Larang Ibu Pengganti untuk Warga Asing

Senin, 28 November 2022 - 17:30 WIB
loading...
Rusia Larang Ibu Pengganti...
Wanita Rusia dilarang jadi ibu pengganti untuk warga asing. Foto/asia news
A A A
MOSKOW - Duma Negara atau majelis rendah parlemen Rusia akan segera melarang warga asing membayar perempuan Rusia untuk menjadi ibu pengganti.

Ketua Duma Vyacheslav Volodin mengungkapkan hal itu terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang masalah ini yang akan disahkan pada awal Desember.

“Penjualan anak tidak dapat diterima,” tulis Volodin di saluran Telegramnya pada Minggu (27/11/2022).

Baca juga: Zelensky Dikecam karena Tuntut Uang dari Pembayar Pajak AS

Dia menjelaskan, “Selama beberapa tahun terakhir, 45.000 balita yang lahir dari ibu pengganti telah dipindahkan ke luar negeri. Ini adalah usaha bisnis ilegal besar dengan perkiraan omzet lebih dari USD2,04 miliar.”

Volodin menyatakan, "Bayi-bayi seperti itu seringkali berakhir dalam situasi yang sangat berbahaya: mereka menjadi korban kejahatan, termasuk perdagangan organ ilegal, dan diadopsi oleh pasangan sesama jenis."

Legislator telah mendorong pembatasan ibu pengganti, dengan beberapa menyerukan larangan total praktik di Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved