Jepang Tetap Bantu 19 Negara yang Tidak Turut Mengecam Rusia

Senin, 21 November 2022 - 16:01 WIB
loading...
Jepang Tetap Bantu 19...
Warga Ukraina yang tinggal di Jepang berunjuk rasa mengecam Rusia dekat Kedutaan Besar Rusia di Tokyo, Jepang, 23 Februari 2022. Foto/REUTERS/Issei Kato
A A A
TOKYO - Kementerian Keuangan Jepang menyatakan keputusan telah dibuat untuk mengalokasikan bantuan ke lebih dari selusin negara yang tidak memiliki sikap resmi seperti Tokyo terhadap operasi militer Rusia.

Jepang merupakan negara yang mengecam operasi khusus Rusia di Ukraina.

“Sebagai bagian dari program bantuan pembangunan resmi (ODA) Jepang, bantuan akan dikirim ke 19 negara yang tidak mendukung kecaman Rusia di PBB,” papar laporan media lokal Jepang.

Secara khusus, pemerintah Jepang akan mengalokasikan bantuan ke Laos sebesar 2,9 miliar yen (USD20 juta), Vietnam 1,7 miliar yen (USD12 juta), Iran 1,6 miliar yen (USD11 juta), serta negara-negara lain dengan total 12,8 miliar yen (USD91 juta).

Baca juga: Mantan Presiden Medvedev Tegaskan Kiev adalah Kota Rusia

Menurut laporan tersebut, Kementerian Keuangan Jepang berpendapat alokasi bantuan ini harus ditinjau ulang.

Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Jepang yang membantu penyaluran dana melihat tidak ada inkonsistensi dalam alokasi bantuan kepada negara-negara tersebut, karena termasuk dukungan kepada lembaga swadaya masyarakat dan keputusan memberikan dukungan dibuat atas dasar signifikansi diplomatik dan perkembangan dari bantuan kemanusiaan.

Sejak awal operasi militer Rusia di Ukraina, Jepang menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 900 individu Rusia dan 280 perusahaan dan organisasi Rusia, serta 11 bank.

Jepang menjadi salah satu negara paling aktif dalam tindakan melawan Rusia. Sikap Jepang itu membuat Rusia memasukkan Tokyo dalam daftar negara yang tidak bersahabat dengan Moskow.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved