Remaja Palestina Bunuh 3 dan Lukai 3 Warga Israel di Tepi Barat

Rabu, 16 November 2022 - 00:30 WIB
loading...
Remaja Palestina Bunuh...
Seorang remaja Palestina membunuh 3 dan melukai 3 warga Israel dalam sebuah serangan di Tepi Barat sebelum ditembak mati. Foto/Hindustan Times
A A A
TEPI BARAT - Seorangremaja Palestina yang menggunakan pisau membunuh dua warga Israel dalam aksi penusukan yang terjadi pada Selasa di sebuah pemukiman di Tepi Barat yang diduduki. Ia kemudian mencuri sebuah mobil ketika mencoba melarikan diri dari tempat kejadian dan menabrakkannya di jalan raya terdekat, menewaskan seorang warga Israel ketiga.

Serangan di pemukiman Ariel itu juga menyebabkan tiga warga Israel terluka. Warga Palestina itu ditembak dan dibunuh oleh seorang tentara Israel ketika ia mencoba melarikan diri dari lokasi kecelakaan.

Layanan paramedis Zaka mengatakan tiga orang yang terluka dirawat di rumah sakit dan mereka dalam kondisi serius.

Itu adalah serangan terbaru dalam gelombang kekerasan Israel-Palestina tahun ini yang telah menyaksikan warga Palestina menyerang menargetkan warga sipil Israel dan hampir setiap malam serangan penangkapan Israel telah memicu kerusuhan di wilayah pendudukan.

Militer Israel mengatakan warga Palestina pertama-tama menikam beberapa orang Israel di pintu masuk ke zona industri pemukiman, kemudian melanjutkan ke pompa bensin terdekat dan menikam lebih banyak orang di sana.

Baca: Israel Tolak Bantu FBI Selidiki Pembunuhan Jurnalis Palestina

Tentara Israel mengatakan pria itu kemudian mencuri sebuah mobil dan dengan sengaja menabrakkannya ke kendaraan lain sebelum melarikan diri dari tempat kejadian dengan berjalan kaki.

"Pasukan sedang mencari tersangka tambahan di daerah itu," kata militer Israel seperti dilansir dari ABC News, Rabu (16/11/2022).

Video amatir yang ditayangkan di televisi Israel menunjukkan tersangka pelaku penyerangan berlari di jalan raya dan ambruk ke tanah setelah dia ditembak.

Kementerian Kesehatan Palestina kemudian mengkonfirmasi bahwa Mohammad Souf (18) dari desa terdekat Hares adalah pelaku penyerangan yang terbunuh.

Juru bicara militer Israel Ran Kochav mengatakan kepada Kan Radio bahwa Souf memegang izin untuk bekerja di pemukiman itu. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi penguasa Gaza, kelompok militan Hamas, menyebutnya sebagai "pahlawan".

Di beberapa tempat di Jalur Gaza yang diblokade, para pendukung Hamas membagikan permen untuk merayakan serangan itu.

Perdana Menteri Israel Yair Lapid mengirim ucapan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas dalam serangan itu dan mengatakan Israel memerangi teror tanpa henti dan kekuatan penuh.

Baca: Senjata Dicuri dari Pangkalan Militer Israel Setiap Pekan

“Pasukan keamanan kami bekerja sepanjang waktu untuk melindungi warga Israel dan merusak infrastruktur teror di mana-mana, setiap saat,” katanya.

Lonjakan kekerasan Israel-Palestina tahun ini di Tepi Barat dan Yerusalem timur telah menewaskan sedikitnya 25 orang di pihak Israel dan lebih dari 130 warga Palestina, menjadikan 2022 sebagai yang paling mematikan sejak 2006.

Israel mengatakan serangan penangkapan hampir setiap malam di Tepi Barat - yang dimulai setelah serangan Palestina menewaskan 19 warga Israel musim semi lalu - diperlukan untuk membongkar jaringan militan pada saat pasukan keamanan Palestina tidak mampu atau tidak mau melakukannya.

Orang-orang Palestina mengatakan serangan itu merusak pasukan keamanan mereka dan bertujuan untuk memperkuat pendudukan terbuka Israel selama 55 tahun atas tanah yang mereka inginkan untuk negara harapan mereka.

Ratusan warga Palestina telah ditangkap dalam serangan semacam itu, dengan banyak yang ditempatkan dalam apa yang disebut penahanan administratif, yang memungkinkan Israel menahan mereka tanpa pengadilan atau tuduhan.

Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967, bersama dengan Yerusalem timur dan Jalur Gaza. Orang-orang Palestina mencari wilayah-wilayah itu untuk negara merdeka yang mereka harapkan.

Baca: Israel Menahan 6.000 Warga Palestina Sepanjang 2022

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved