Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
Selasa, 15 November 2022 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu Ukraina berharap sesegera mungkin mendapatkan bantuan untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi.
Keempat, pembebasan semua tahanan dan orang yang dideportasi. Hingga saat ini masih terdapat ribuan orang Ukraina baik militer maupun sipil yang berada di tahanan di Rusia dan harus mengalami siksaan.
“Selain itu, ada sekitar 11 ribu anak yang telah dideportasi paksa ke Rusia. Mereka terpisah dari orang tua mereka padahal itu diketahui betul bahwa mereka memiliki keluarga. Begitu pula puluhan ribu orang dewasa yang dipindahkan secara paksa,” papar dia.
Zelensky menegaskan hingga saat ini, dalam persoalan tahanan, Ukraina tidak mendapatkan dukungan dari Komite Internasional Palang Merah.
“Kami tidak melihat bahwa mereka sepenuhnya berjuang untuk mendapatkan akses ke lokasi para tahanan!” ujar dia.
Kelima, kepatuhan pada Piagam PBB dan pemulihan tatanan dunia. Secara jelas Rusia harus mengkonfirmasi keutuhan wilayah Ukraina, yang sesuai dengan resolusi-resolusi relevan Majelis Umum PBB.
Keenam, penarikan pasukan Rusia dan penghentian tindakan tempur. Zelensky menegaskan Rusia harus menarik semua pasukan dan kelompok bersenjatanya dari wilayah Ukraina.
Menurut dia, kendali Ukraina atas semua bagian perbatasan negara kami dengan Rusia harus dipulihkan.
Ketujuh, keadilan. Ukraina memiliki bukti kuat Rusia meninggalkan banyak tempat-tempat penyiksaan dan penguburan massal warga yang terbunuh seperti di Bucha dan kota-kota lain di bagian utara negara seperti Kharkiv dan Kherson.
“Kami memiliki informasi lengkap tentang empat ratus tiga puluh anak yang terbunuh oleh serangan Rusia. Hanya anak-anak! Dunia harus membuat Pengadilan Khusus mengenai kejahatan agresi Rusia terhadap Ukraina!” tegas dia.
Kedelapan, kejahatan terhadap lingkungan hidup. Agresi Rusia menyebabkan jutaan hektar hutan dibakar oleh pengeboman mengakibatkan hampir dua ratus ribu hektar tanah Ukraina tercemar ranjau dan peluru yang belum meledak.
“Ini termasuk lusinan tambang batu bara terendam air, termasuk tambang di mana ledakan nuklir bawah tanah dilakukan pada 1979 yang mengancaman tidak hanya bagi sungai-sungai di wilayah Donetsk, tetapi juga bagi Laut Azov dan karenanya bagi cekungan Laut Hitam,” ujar dia.
Keempat, pembebasan semua tahanan dan orang yang dideportasi. Hingga saat ini masih terdapat ribuan orang Ukraina baik militer maupun sipil yang berada di tahanan di Rusia dan harus mengalami siksaan.
“Selain itu, ada sekitar 11 ribu anak yang telah dideportasi paksa ke Rusia. Mereka terpisah dari orang tua mereka padahal itu diketahui betul bahwa mereka memiliki keluarga. Begitu pula puluhan ribu orang dewasa yang dipindahkan secara paksa,” papar dia.
Zelensky menegaskan hingga saat ini, dalam persoalan tahanan, Ukraina tidak mendapatkan dukungan dari Komite Internasional Palang Merah.
“Kami tidak melihat bahwa mereka sepenuhnya berjuang untuk mendapatkan akses ke lokasi para tahanan!” ujar dia.
Kelima, kepatuhan pada Piagam PBB dan pemulihan tatanan dunia. Secara jelas Rusia harus mengkonfirmasi keutuhan wilayah Ukraina, yang sesuai dengan resolusi-resolusi relevan Majelis Umum PBB.
Keenam, penarikan pasukan Rusia dan penghentian tindakan tempur. Zelensky menegaskan Rusia harus menarik semua pasukan dan kelompok bersenjatanya dari wilayah Ukraina.
Menurut dia, kendali Ukraina atas semua bagian perbatasan negara kami dengan Rusia harus dipulihkan.
Ketujuh, keadilan. Ukraina memiliki bukti kuat Rusia meninggalkan banyak tempat-tempat penyiksaan dan penguburan massal warga yang terbunuh seperti di Bucha dan kota-kota lain di bagian utara negara seperti Kharkiv dan Kherson.
“Kami memiliki informasi lengkap tentang empat ratus tiga puluh anak yang terbunuh oleh serangan Rusia. Hanya anak-anak! Dunia harus membuat Pengadilan Khusus mengenai kejahatan agresi Rusia terhadap Ukraina!” tegas dia.
Kedelapan, kejahatan terhadap lingkungan hidup. Agresi Rusia menyebabkan jutaan hektar hutan dibakar oleh pengeboman mengakibatkan hampir dua ratus ribu hektar tanah Ukraina tercemar ranjau dan peluru yang belum meledak.
“Ini termasuk lusinan tambang batu bara terendam air, termasuk tambang di mana ledakan nuklir bawah tanah dilakukan pada 1979 yang mengancaman tidak hanya bagi sungai-sungai di wilayah Donetsk, tetapi juga bagi Laut Azov dan karenanya bagi cekungan Laut Hitam,” ujar dia.
Lihat Juga :