Erdogan Ucapkan Selamat pada Netanyahu, Ingin Turki-Israel Tetap Mesra

Jum'at, 11 November 2022 - 09:32 WIB
loading...
A A A
"Saya akan dengan senang hati mengunjungi Anda segera dan memajukan hubungan di antara kita, teman baik."

Netanyahu berusaha mengunjungi Abu Dhabi beberapa kali antara penandatanganan Perjanjian Abraham, normalisasi hubungan dengan UEA dan Bahrain, pada September 2020, dan ketika dia meninggalkan kantor pada Juni 2021. Namun, upayanya digagalkan berulang kali karena berbagai alasan, termasuk alasan politik atau diplomatik dan beberapa lainnya terkait pandemi COVID-19.

Sementara itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz juga menelepon Netanyahu.

Netanyahu mengatakan kepada Scholz bahwa dia berencana untuk berdamai dengan lebih banyak negara Arab dan bahwa Jerman dapat memainkan peran penting dalam proses itu.

Dia juga menekankan bahwa nuklir Iran merupakan bahaya akut bagi Israel dan perdamaian dunia.

Tak hanya itu, Netanyahu juga berbicara dengan Perdana Menteri baru Italia Giorgia Meloni, yang menelepon untuk memberi selamat kepadanya. Mereka membahas kemungkinan pertemuan antara kabinet mereka dan dukungan Italia untuk Israel di forum internasional.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Intelijen Israel Bisiki...
Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump
Rekomendasi
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Argentina vs Swiss:...
Argentina vs Swiss: La Albiceleste Dibayangi Tembok Kokoh La Nati
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Berita Terkini
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved