Profil Mikheil Saakashvili, Presiden Georgia yang Berani Pecat 30 Ribu Polisi Karena Korupsi
Selasa, 08 November 2022 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah memulai dengan polisi lalu lintas dan membubarkan seluruh angkatan pada Juli 2004.
Baca juga: Sekjen PBB: Dunia Berada di Jalan Raya Menuju Neraka!
Pemerintah memecat sekitar 30.000 petugas polisi untuk menciptakan angkatan baru yang bebas korupsi. Sekitar 85% polisi, sekitar 15.000 polisi dalam sehari, dipecat dan perekrutan staf baru dimulai.
Pada Oktober 2004, Saakashvili menunjuk Batu Kutelia menjadi wakil menteri di Kementerian Keamanan Negara (MSS), badan intelijen ala KGB.
Kutelia diarahkan untuk membubarkan kementerian pada akhir tahun. Tujuan keseluruhan adalah: Untuk merestrukturisasi kementerian dan lembaga kepolisian yang ada dan saling bertentangan; Untuk mengatur kembali layanan polisi negara yang korup dan dicerca secara luas serta mengurangi korupsi.
“Kami merekrut orang-orang baru, dan kami membutuhkan dua hingga tiga bulan untuk menemukan orang baik dan memberi mereka pelatihan awal di akademi yang disponsori oleh AS,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Kami memberi mereka seragam baru yang bagus yang terlihat sangat berbeda dengan yang lama di Soviet. Kami memberi mereka mobil Jerman baru yang bagus, radio Amerika, lencana dan lukisan jenis AS yang kami berikan kepada mereka.”
Baca juga: Sekjen PBB: Dunia Berada di Jalan Raya Menuju Neraka!
Pemerintah memecat sekitar 30.000 petugas polisi untuk menciptakan angkatan baru yang bebas korupsi. Sekitar 85% polisi, sekitar 15.000 polisi dalam sehari, dipecat dan perekrutan staf baru dimulai.
Pada Oktober 2004, Saakashvili menunjuk Batu Kutelia menjadi wakil menteri di Kementerian Keamanan Negara (MSS), badan intelijen ala KGB.
Kutelia diarahkan untuk membubarkan kementerian pada akhir tahun. Tujuan keseluruhan adalah: Untuk merestrukturisasi kementerian dan lembaga kepolisian yang ada dan saling bertentangan; Untuk mengatur kembali layanan polisi negara yang korup dan dicerca secara luas serta mengurangi korupsi.
“Kami merekrut orang-orang baru, dan kami membutuhkan dua hingga tiga bulan untuk menemukan orang baik dan memberi mereka pelatihan awal di akademi yang disponsori oleh AS,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Kami memberi mereka seragam baru yang bagus yang terlihat sangat berbeda dengan yang lama di Soviet. Kami memberi mereka mobil Jerman baru yang bagus, radio Amerika, lencana dan lukisan jenis AS yang kami berikan kepada mereka.”
Lihat Juga :