Ini Alasan Israel Takut pada Kelompok Baru Pejuang Palestina Sarang Singa

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 19:28 WIB
loading...
A A A
Media Ibrani Israel, harian Arab Palestina, Al Quds, melaporkan militer Israel akan memfokuskan operasinya dalam beberapa pekan mendatang untuk menargetkan Sarang Singa.

Ribuan tentara Israel kemungkinan akan dikerahkan di Tepi Barat untuk pertempuran yang akan datang.

“Sulit membayangkan bahwa Israel akan memobilisasi banyak tentaranya untuk melawan 30 pejuang Palestina di Nablus. Tapi bukan hanya Israel, PA juga sangat khawatir,” papar Dr Ramzy Baroud.

Dia menambahkan, “Otoritas Palestina telah mencoba tetapi gagal untuk menarik para pejuang dengan menawarkan mereka kesepakatan menyerah, di mana mereka menyerahkan senjata mereka dan bergabung dengan pasukan PA.”

Kesepakatan seperti itu ditawarkan di masa lalu kepada para pejuang yang tergabung dalam Brigade Martir Al Aqsa Fatah, dengan tingkat keberhasilan yang beragam.

“Kali ini, strateginya tidak berhasil. Kelompok tersebut menolak tawaran PA, memaksa gubernur Nablus yang berafiliasi dengan Fatah, Ibrahim Ramadan, untuk menyerang ibu para pejuang dengan menyebut mereka menyimpang karena mengirim putra mereka untuk bunuh diri,” papar Dr Ramzy Baroud.

Bahasa Ramadan yang mirip dengan bahasa yang digunakan oleh orang Israel dan pro-Israel dalam penggambaran mereka tentang masyarakat Palestina, menyoroti perpecahan besar antara wacana politik PA dan orang-orang Palestina biasa.

“PA tidak hanya kehilangan pemahaman narasinya, tetapi juga kehilangan sisa kendali apa pun yang tersisa di Tepi Barat, terutama di Nablus dan Jenin,” ujar Dr Ramzy Baroud.

Seorang pejabat senior Palestina mengatakan kepada Media Line bahwa, "Jalanan Palestina tidak mempercayai kami lagi, karena mereka melihat kami sebagai perpanjangan dari Israel.”

Benar apa yang dikatakan pejabat itu, tetapi kurangnya kepercayaan ini telah terjadi selama bertahun-tahun.

“Persatuan Intifada” pada Mei 2021, bagaimanapun, menjadi titik balik utama dalam hubungan antara PA dan warga biasa Palestina.

Munculnya Sarang Singa dan kelompok bersenjata Palestina lainnya hanyalah beberapa manifestasi dari perubahan dramatis yang sedang berlangsung di Tepi Barat.

Memang, Tepi Barat sedang berubah. Satu generasi baru yang memiliki sedikit atau tidak memiliki ingatan tentang Intifada Kedua (2000-2005), tidak mengalami invasi Israel saat itu tetapi tumbuh di bawah pendudukan dan apartheid Israel, perlawanan di Jenin, Nablus dan Hebron.

Dilihat dari wacana politik, nyanyian, dan simbol mereka, generasi muda ini sudah muak dengan perpecahan Palestina yang melumpuhkan dan seringkali dangkal di antara faksi, ideologi, dan wilayah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved