Mengejutkan, Australia Akan Batalkan Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel
Selasa, 18 Oktober 2022 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
“Apa yang orang pikirkan sebagai perdana menteri hari itu mencoba memainkan kebijakan luar negeri untuk memenangkan suara di kursi. Untuk alasan itu, saya jelaskan pada saat itu, kami menegaskan kembali pandangan kami bahwa Yerusalem adalah masalah status final. Apa arti kata-kata itu? Artinya harus diselesaikan melalui negosiasi antara para pihak," papar Wong, seperti dikutip The Guardian.
Pengakuan pemerintah Australia sebelumnya bahwa Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel adalah langkah mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) sebagai negara pertama yang membuat pengakuan seperti itu.
AS, di era Presiden Donald Trump, memutuskan secara sepihak untuk mengakui Yerusalem secara keseluruhan sebagai Ibu Kota Israel. Keputusan itu memicu kemarahan rakyat Palestina yang telah lama mendambakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota dari negara mereka ke depan.
Keputusan AS itu juga memicu kecaman dunia internasional, termasuk negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Pengakuan pemerintah Australia sebelumnya bahwa Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel adalah langkah mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) sebagai negara pertama yang membuat pengakuan seperti itu.
AS, di era Presiden Donald Trump, memutuskan secara sepihak untuk mengakui Yerusalem secara keseluruhan sebagai Ibu Kota Israel. Keputusan itu memicu kemarahan rakyat Palestina yang telah lama mendambakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota dari negara mereka ke depan.
Keputusan AS itu juga memicu kecaman dunia internasional, termasuk negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
(min)
Lihat Juga :