Demo Mahsa Amini, Putri Mantan Presiden Iran Didakwa dengan Aktivitas Propaganda

Selasa, 11 Oktober 2022 - 22:43 WIB
loading...
Demo Mahsa Amini, Putri...
Putri mantan presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani, Faezah Hashemi, didakwa dengan aktivitas propaganda setelah ditangkap dalam demo memprotes kematian Mahsa Amini. Foto/Iran Wire
A A A
TEHERAN - Putri mantan presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani, Faezah Hashemi, ditangkap bulan lalu setelah demo memprotes kematian Mahsa Amini . Sekarang, dia didakwa dengan aktivitas propaganda.

Faezeh Hashemi (59), mantan anggota Parlemen dan aktivis hak-hak perempuan, ditangkap pada 27 September di Ibu Kota Iran; Teheran, atas tuduhan menghasut penduduk untuk ambil bagian dalam demonstrasi.

Penangkapannya terjadi di tengah gelombang kerusuhan yang terus mengguncang Iran sejak Mahsa Amini (22), seorang wanita Kurdi Iran, meninggal pada 16 September setelah ditangkap polisi moral di Teheran karena dianggap berjilbab secara tidak pantas.

Baca juga: Ayatollah Khamenei Akhirnya Angkat Bicara soal Kematian Mahsa Amini

"Hashemi telah dituduh melakukan kolusi, mengganggu ketertiban umum, dan propaganda melawan Republik Islam," kata juru bicara pengadilan Iran, Massoud Setayeshi, kepada wartawan, Selasa (11/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved