Perang Ukraina Picu Peningkatan Permintaan Senjata Model Kuno

Senin, 10 Oktober 2022 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Menurut seorang perwira Ukraina yang diwawancarai WSJ, senjata itu telah mencetak banyak poin dengan militer Kiev karena akurasi dan kemudahan penggunaannya yang tinggi, meskipun memiliki tingkat tembakan yang lebih rendah daripada beberapa saingannya di Eropa.

Negosiasi yang dilaporkan untuk melanjutkan produksi M777 datang ketika Ukraina dilaporkan meminta Barat untuk persenjataan canggih, termasuk rudal jarak jauh, sistem pertahanan udara Patriot, jet tempur F-16, dan M-1 Abrams dan tank Leopard.

Sementara pendukung Barat Ukraina sejauh ini menolak memenuhi permintaan ini, mereka telah memasok Kiev dengan ratusan artileri dan amunisi untuk mereka, serta lusinan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS).

Menurut Moskow, yang terakhir sering digunakan untuk menyerang sasaran sipil di daerah yang dikuasai Rusia.

Rusia telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak "memompa" Ukraina dengan persenjataan, menunjukkan bantuan semacam itu hanya akan memperpanjang konflik dan menimbulkan lebih banyak kehancuran dan penderitaan pada penduduk negara itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved