Gereja Orthodoks Rusia Tak Terima Jika Hagia Sophia Jadi Masjid
Minggu, 05 Juli 2020 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Kasus pengadilan yang diajukan NGO untuk pelestarian monumen bersejarah itu menggugat legalitas keputusan pada 1934, pada awal era negara Turki sekuler Mustafa Kemal Ataturk, untuk mengubah Hagia Sophia dari masjid menjadi museum.
Usulan itu dikritik oleh para pemimpin agama dan politik lainnya.
Patriarkh Ekumenikal Bartholomew, pemimpin spiritual sekitar 300 juta Kristen Orthodoks dunia dan berbasis di Istanbul menyatakan mengubah bangunan itu menjadi masjid akan mengecewakan umat Kristen dan akan memecah Timur dan Barat.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo dan pemerintah Yunani juga mendesak Turki mempertahankan bangunan itu sebagai museum. (Lihat Infografis: 8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia)
Erdogan menganggap berbagai kritik asing atas usulan itu adalah serangan pada kedaulatan Turki. (Lihat Video: Wisuda Drive Thru, Wisudawan Gunakan Andong Hingga Mobil Listrik)
Usulan itu dikritik oleh para pemimpin agama dan politik lainnya.
Patriarkh Ekumenikal Bartholomew, pemimpin spiritual sekitar 300 juta Kristen Orthodoks dunia dan berbasis di Istanbul menyatakan mengubah bangunan itu menjadi masjid akan mengecewakan umat Kristen dan akan memecah Timur dan Barat.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo dan pemerintah Yunani juga mendesak Turki mempertahankan bangunan itu sebagai museum. (Lihat Infografis: 8 Jalur Perdagangan Kuno Peradaban Manusia)
Erdogan menganggap berbagai kritik asing atas usulan itu adalah serangan pada kedaulatan Turki. (Lihat Video: Wisuda Drive Thru, Wisudawan Gunakan Andong Hingga Mobil Listrik)
(sya)
Lihat Juga :