Terungkap, Pasukan Khusus Australia Diberikan Kuota untuk Bunuh Warga Sipil Afghanistan

Rabu, 21 September 2022 - 01:19 WIB
loading...
Terungkap, Pasukan Khusus...
Terungkap, pasuka khusus Australia diberikan kuota untuk membunuh warga sipil Afghanistan. Foto/Ilustrasi
A A A
CANBERRA - Sebuah video mengungkap aksi pembunuhan berdarah dingin yang dilakukan oleh sebuah unit pasukan khusus Angkatan Darat Australia terhadap warga sipil Afghanistan.

Resimen Komando ke-2, sebuah unit pasukan khusus Angkatan Darat Australia, tertangkap dalam beberapa video yang menunjukkan mereka mendiskusikan pembunuhan terhadap warga sipil tak bersenjata dengan darah dingin di Afghanistan selama sembilan tahun operasi mereka.

Pasukan elit itu terdengar mendiskusikan "kuota 10" untuk masing-masing yang harus dibunuh selama "Perang Melawan Teror", yang diumumkan oleh Amerika Serikat (AS) setelah serangan teror 11 September atau 9/11 pada tahun 2001.

Video yang diperoleh ABC menunjukkan seluruh unit dengan gembira mendiskusikan "kuota pembunuhan" mereka sebelum operasi.

Baca: Pemimpin Pemberontak Afghanistan Serukan Perlawanan Baru terhadap Taliban

"Kami mendapat kuota 10. Kuota adalah 10," seorang prajurit memberi tahu juru kamera, sementara prajurit kedua menjawab, mengatakan bahwa dia akan memenuhi "kuota" seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (21/9/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
Berita Terkini
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Infografis
Hamas: Pencapaian Militer...
Hamas: Pencapaian Militer Israel Hanya Bunuh Warga Sipil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved