Negara Pemilik Kapal Induk Terbanyak di Dunia, Nomor 2 di Asia

Minggu, 18 September 2022 - 05:45 WIB
loading...
Negara Pemilik Kapal...
Kapal induk kelas Nimitz USS John C Stennis (CVN 74), dan USS Ronald Reagan (CVN 76) (kanan) melakukan operasi armada penyerang kapal induk ganda di wilayah operasi Armada ke-7 AS di Laut Filipina pada 18 Juni 2016. Foto/Jake Greenberg/REUTERS
A A A
BEIJING - Global Fire Power (GFP) mengurutkan kekuatan militer dunia, dari yang terkuat sampai terlemah.Kekuatan tersebut diurutkan berdasar hasil skor PwrIndx yang dinilai berdasarkan beberapa komponen, mulai dari wilayah geografis, kekuatan militer, hingga jumlah kendaraan perang.

Semakin kecil nilai PwrIndx maka semakin kuat kekuatan militer negara tersebut. Saat ini, kekuatan militer terkuat masih dipegang Amerika Serikat (AS) dengan PwrIndx 0,0453.

Dalam beberapa aspek militer, Amerika Serikat juga mengungguli negara-negara lainnya, termasuk dalam jumlah kapal induk.

Kapal induk menjadi kendaraan andalan dalam sebuah misi. Keberadaannya dinilai sangat penting dalam sebuah misi karena menjadi tempat singgah bagi pesawat yang ingin mendarat.

Berikut deretan negara pemilik kapal induk terbanyak di dunia.

1. Amerika Serikat

Kekuatan militer Amerika Serikat tidak perlu diragukan lagi. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dalam jumlah kapal induk terbanyak di dunia.



Global Firepower mencatat negara ini memiliki 11 kapal induk. Salah satu kapal induk yang dimiliki Amerika Serikat adalah USS Ronald Reagan.

Kapal ini merupakan kapal induk bertenanga nuklir kelas Nimitz yang dilengkapi dengan sistem senjata rudal Sea Sparrow dan torpedo.

Pada Selasa, 13 Sepember 2022 kemarin, kapal induk USS Ronald Reagan terlihat melakukan patroli di perairan internasional dekat Jepang.

Kapal USS Ronald Reagan kembali bertugas di kawasan Asia-Pasifik usai menjalani pemeliharaan di pangkalan Angkatan Laut Yokosuka, Jepang.

2. China

China menempati peringkat ketiga sebagai negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia. Sama halnya dengan Amerika, China juga mempunyai sederet persenjataan dan kendaraan perang dengan teknologi canggih.

Berdasarkan jumlah kapal induk, China menduduki peringkat dua dengan total 3 kapal induk.

Pada Juni lalu, China mengeluarkan kapal induk ketiganya yang bernama Fujian. Kapal sepanjang 320 meter tersebut dilengkapi dengan teknologi modern dan sistem CATOBAR yang merupakan peluncur pesawat dari kapal induk.

Kapal Fujian masih membutuhkan waktu untuk menyempurnakan sistem CATOBAR. Selain kapal Fujian yang baru diluncurkan, China sudah memiliki 2 kapal induk terdahulu yaitu kapal Liaoning yang beroperasi pada tahun 2012 dan kapal Shandong yang beroperasi pada 2019.

3. Italia

Di urutan ketiga ada negara Italia dengan total 2 kapal induk. Salah satu kapal induk milik Italia adalah kapal induk ITS Cavour.

Kapal ini merupakan salah satu kapal induk terbesar di dunia dengan panjang 244 meter. Kapal ITS Cavour mampu membawa 24 tank tempur, pesawat militer, dan ratusan pasukan militer.

Pada Maret 2021 lalu, kapal ini mampu lulus dalam uji coba pendaratan dua jet tempur Amerika Serikat F-35B dengan baik. Pendaratan tersebut menjadi bukti kelayakan kapal dalam operasi militer.

Setelah lulus uji coba tersebut, kapal yang beroperasi sejak 2008 itu mendapatkan sertifikasi pengoperasian F-35B.

4. Inggris

Selanjutnya, ada negara Inggris yang menempati peringkat empat dengan total kapal induk sebanyak 2 buah. Kapal induk tersebut adalah HMS Prince of Wales dan HMS Queen Elizabeth.



Pada Agustus lalu, diketahui kapal induk HMS Prince of Wales mengalami kerusakan usai berlayar ke Amerika Serikat.

Situs berita pertahanan Navy Lookout melaporkan bahwa kapal tersebut mengalami kerusakan yang signifikan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved