Gantikan Posisi Putri Diana, Kate Middleton Menjadi Princess of Wales

Sabtu, 10 September 2022 - 07:41 WIB
loading...
Gantikan Posisi Putri...
Sampul majalah Newsweek yang memadukan foto mendiang Putri Diana dan menantunya, Kate Middleton. Seperti Diana, Kate sekarang bergelar Princess of Wales. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Raja Charles III , penguasa baru Kerajaan Inggris, mengangkat Pangeran William sebagai Prince of Wales, yang selanjutnya menjadikan istrinya, Kate Middleton, sebagai Princess of Wales.

Posisi Princess of Wales sebelumnya diisi Lady Diana Spencer atau Putri Diana , mantan istri Raja Charles yang meninggal dalam kecelakaan tragis di Paris pada 31 Agustus 1997.

Penunjukan Pangeran William sebagai Prince of Wales disampaikan Raja Charles III dalam pidato publik pertamanya sebagai raja usai naik takhta setelah kematian ibunya, Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Raja Charles III, Lady Diana, dan Camilla Si Wanita Paling Dibenci di Inggris

Pidato Raja Charles III disampaikan di ruang tamu biru Istana Buckingham pada Jumat waktu London.

"Hari ini saya bangga menjadikan [William] Prince of Wales. Negara yang gelarnya sangat saya sanjung selama hidup dan tugas saya," katanya.

"Dengan Catherine di sampingnya, Prince dan Princess of Wales kita yang baru akan, saya tahu, terus menginspirasi dan memimpin percakapan nasional kita, membantu membawa kaum marginal ke titik pusat di mana bantuan vital dapat diberikan," lanjut dia, seperti dikutip Newsweek, Sabtu (10/9/2022).

Kate menjadi anggota kerajaan Inggris pertama yang menggunakan gelar Princess of Wales sejak ibu William, Putri Diana.

Sama seperti Diana, kemungkinan Kate akan dikenal luas sebagai Putri Catherine, tetapi ini bukan gelar resmi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved