Ada Komponen Asal China, Pentagon Tangguhkan Pengiriman Jet Tempur F-35
Kamis, 08 September 2022 - 04:34 WIB
loading...
Pentagon menangguhkan pengiriman jet tempur F-35 setelah ditemukan adanya komponen asal China. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Pentagon untuk sementara menghentikan pengiriman jet tempur F-35 setelah produsen pesawat canggih itu, Lockheed Martin, menemukan komponen logam yang digunakan dalam mesin jet berasal dari China.
Badan Manajemen Kontrak Pertahanan (DCMA) memberi tahu Kantor Program Gabungan (JPO) F-35 di Pentagon pada 19 Agustus bahwa bahan alloy yang digunakan dalam magnet yang terkandung dalam pompa mesin turbo jet tempur F-35 berasal dari China. Lockheed Martin membangun keseluruhan pesawat, tetapi mesin turbo diproduksi oleh Honeywell.
Kantor Program Gabungan mengatakan penemuan itu tidak mempengaruhi operasi penerbangan jet tempur F-35 yang sudah beroperasi.
“Kami telah mengkonfirmasi bahwa magnet tidak mengirimkan informasi atau membahayakan integritas pesawat dan tidak ada risiko kinerja, kualitas, keselamatan atau keamanan yang terkait dengan masalah ini dan operasi penerbangan untuk armada dalam layanan F-35 akan berlanjut seperti biasa,” kata juru bicara Kantor Program Gabungan F-35 Russell Goemaere dalam sebuah pernyataan.
Baca: Manuver Bersama 16 Negara, Tetangga Indonesia Ini Pelajari Banyak Jet Siluman F-35
“Kontraktor pertahanan secara sukarela berbagi informasi dengan DCMA dan JPO setelah masalah ditemukan dan mereka telah menemukan sumber alternatif untuk bahan alloy yang akan digunakan di mesin turbo masa depan,” sambung Goemaere seperti dikutip dari Politico, Kamis (8/9/2022).
Badan Manajemen Kontrak Pertahanan (DCMA) memberi tahu Kantor Program Gabungan (JPO) F-35 di Pentagon pada 19 Agustus bahwa bahan alloy yang digunakan dalam magnet yang terkandung dalam pompa mesin turbo jet tempur F-35 berasal dari China. Lockheed Martin membangun keseluruhan pesawat, tetapi mesin turbo diproduksi oleh Honeywell.
Kantor Program Gabungan mengatakan penemuan itu tidak mempengaruhi operasi penerbangan jet tempur F-35 yang sudah beroperasi.
“Kami telah mengkonfirmasi bahwa magnet tidak mengirimkan informasi atau membahayakan integritas pesawat dan tidak ada risiko kinerja, kualitas, keselamatan atau keamanan yang terkait dengan masalah ini dan operasi penerbangan untuk armada dalam layanan F-35 akan berlanjut seperti biasa,” kata juru bicara Kantor Program Gabungan F-35 Russell Goemaere dalam sebuah pernyataan.
Baca: Manuver Bersama 16 Negara, Tetangga Indonesia Ini Pelajari Banyak Jet Siluman F-35
“Kontraktor pertahanan secara sukarela berbagi informasi dengan DCMA dan JPO setelah masalah ditemukan dan mereka telah menemukan sumber alternatif untuk bahan alloy yang akan digunakan di mesin turbo masa depan,” sambung Goemaere seperti dikutip dari Politico, Kamis (8/9/2022).
Lihat Juga :