Mesir Beli Pesawat Kepresidenan Baru Seharga Rp7,5 Triliun, Rakyat Marah

Minggu, 04 September 2022 - 00:45 WIB
loading...
Mesir Beli Pesawat Kepresidenan...
Pesawat Kepresidenan Baru Mesir Boeing 747-8i membawa callsign SU-EGY selama penerbangan uji di lapangan terbang Paine, Washington. Foto/twitter
A A A
KAIRO - Presiden Mesir membeli jet jumbo kepresidenan baru dengan harga USD500 juta (Rp7,5 triliun). Langkah ini memicu perdebatan sengit di media sosial mengenai waktu pembelian yang terjadi di tengah krisis ekonomi yang parah.

Mesir telah berjuang menghasilkan mata uang asing untuk impor dan mengatasi inflasi, yang telah memukul negara itu dengan keras selama bertahun-tahun.

Namun Mesir justru membeli satu pesawat Boeing 747-8, terlihat pekan lalu di Shannon, Irlandia, di mana pesawat itu sedang menjalani pekerjaan pengecatan oleh International Aerospace Coatings (IAC).

Baca juga: Terlambat Buka Parasut, Model Cantik Ini Tewas dalam Terjun Payung

Pada 2020, Simple Flying, situs web berita penerbangan, melaporkan maskapai Jerman Lufthansa menjual salah satu pesawat penumpang Boeing 747-8 ke "pelanggan tak dikenal".

Situs web tersebut mengungkapkan jet 747-8 akan menjadi pesawat eksekutif Mesir, mengambil registrasi SU-GGG.

Media Mesir melaporkan kesepakatan membeli pesawat Boeing 747-8 dengan harga hampir USD500 juta, sementara kepresidenan Mesir menyatakan mereka tidak membutuhkan pesawat seperti itu.

Baca juga: Jalur Gaza Muliakan 581 Penghafal Al-Qur’an dengan Pesta Besar

Jurnalis Mesir dan anggota parlemen Mustafa Al-Bakri mengutuk laporan tentang pembelian pesawat itu sebagai "propaganda" Ikhwanul Muslimin (IM).

Dia mengklaim pesawat itu dibeli dengan harga tidak lebih dari USD240 juta, mencatat bahwa ini terjadi menyusul laporan oleh Boeing bahwa Airbus A340 kepresidenan yang berusia 28 tahun saat ini tidak akan layak digunakan pada 2023.

Pakar Hukum Konstitusi Mesir Nour Farahat mengatakan orang Mesir akan menerima penjelasan Al-Bakri jika dia membuktikan klaimnya dengan memberikan laporan kepada publik dari Boeing tentang berakhirnya kelayakan pesawat kepresidenan yang lama, serta rincian tentang pembelian pesawat baru.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Infografis
Balas Trump, Denmark...
Balas Trump, Denmark Ingin Beli California Rp16.341 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved