Korut Berniat Kirim Pekerja ke Wilayah Ukraina Timur yang Diduduki Rusia

Jum'at, 02 September 2022 - 02:30 WIB
loading...
A A A
Banyak ahli meragukan Korut akan mengirim pekerja, sementara perang tetap berlangsung, dengan aliran senjata Barat yang stabil membantu Ukraina untuk melawan pasukan Rusia yang jauh lebih besar.

Baca: Ancaman Meningkat, Presiden Korsel Perintahkan Rencana Perang Korut Diperbarui

Tetapi mereka mengatakan sangat mungkin Korut akan memasok tenaga kerja ke Donbas ketika pertempuran mereda untuk meningkatkan ekonominya sendiri, yang dilanggar oleh sanksi yang dipimpin AS selama bertahun-tahun, penutupan perbatasan akibat pandemi, dan salah urus selama beberapa dekade.

Ekspor tenaga kerja juga akan berkontribusi pada strategi jangka panjang Korut untuk memperkuat kerja sama dengan Rusia dan China, sekutu ideologis lainnya, dalam kemitraan baru yang bertujuan mengurangi pengaruh AS di Asia.

Wakil Perdana Menteri Rusia Marat Khusnullin mengatakan, bahwa perusahaan konstruksi Korut telah menawarkan untuk membantu membangun kembali daerah yang dilanda perang di Donbas, dan bahwa pekerja Korut akan disambut jika mereka datang.

Itu jelas merupakan terobosan dari posisi Rusia pada Desember 2017, ketika mendukung sanksi baru Dewan Keamanan PBB, yang dikenakan pada Korut karena menguji rudal balistik antarbenua, yang mengharuskan negara-negara anggota untuk mengusir semua pekerja Korut dari wilayah mereka dalam waktu 24 bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Kekurangan Stok Rudal,...
AS Kekurangan Stok Rudal, Trump Tunda Serangan Besar-besaran Terhadap Iran
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
Berita Terkini
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved