Australia Isyaratkan Akan Beli Bomber Siluman B-21 AS, China Bereaksi Keras
Minggu, 28 Agustus 2022 - 00:53 WIB
loading...
A
A
A
“Karena B-21 adalah bomber siluman jarak jauh yang mampu melakukan penerbangan antarbenua, itu bisa menimbulkan ancaman serius bagi China,” kata juru bicara Global Times Song Zhongpine. Media yang dikelola pemerintah China itu dikenal sebagai corong Partai Komunis China.
Sementara itu, media China berspekulasi bahwa bomber siluman antarbenua generasi berikutnya milik Beijing—Xian H-20—akan diungkapkan kepada publik pada bulan November.
Menurut Global Times, Xian H-20 dapat digunakan untuk mengebom B-21 di pangkalan-pangkalannya di Australia.
Analis senior ASPI Dr Malcolm Davis mengatakan kepada news.com.au, Sabtu (27/8/2022), bahwa kemampuan China untuk melakukannya adalah intinya.
“Saya tidak melihat B-21 RAAF 'pergi ke pusat kota' di atas Beijing atau Shanghai,” katanya, mengacu pada Angkatan Udara Australia.
“Saya melihat kemampuan seperti itu lebih sebagai elemen sentral dari kemampuan penangkalan Australia yang dirancang untuk menangkal kemewahan manuver Angkatan Udara dan Angkatan Laut China terhadap kami dalam konflik di masa depan. Ini tentang memberi kita kemampuan untuk menyerang target Angkatan Laut dan meneruskan pangkalan darat untuk menangkal kebebasan mereka untuk melancarkan serangan ke utara Australia," paparnya.
Sementara itu, media China berspekulasi bahwa bomber siluman antarbenua generasi berikutnya milik Beijing—Xian H-20—akan diungkapkan kepada publik pada bulan November.
Menurut Global Times, Xian H-20 dapat digunakan untuk mengebom B-21 di pangkalan-pangkalannya di Australia.
Analis senior ASPI Dr Malcolm Davis mengatakan kepada news.com.au, Sabtu (27/8/2022), bahwa kemampuan China untuk melakukannya adalah intinya.
“Saya tidak melihat B-21 RAAF 'pergi ke pusat kota' di atas Beijing atau Shanghai,” katanya, mengacu pada Angkatan Udara Australia.
“Saya melihat kemampuan seperti itu lebih sebagai elemen sentral dari kemampuan penangkalan Australia yang dirancang untuk menangkal kemewahan manuver Angkatan Udara dan Angkatan Laut China terhadap kami dalam konflik di masa depan. Ini tentang memberi kita kemampuan untuk menyerang target Angkatan Laut dan meneruskan pangkalan darat untuk menangkal kebebasan mereka untuk melancarkan serangan ke utara Australia," paparnya.
Lihat Juga :