Kepala NATO Soroti Kepentingan Rusia dan China di Kutub Utara
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 21:40 WIB
loading...
Kepala NATO Soroti Kepentingan Rusia dan China di Kutub Utara. FOTO/Reuters
A
A
A
TORONTO - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan tentang pembangunan militer Rusia di Kutub Utara dan minat China yang meningkat di bagian dunia itu.
Selama kunjungan ke utara Kanada, Stoltenberg mengatakan, jalur terpendek ke Amerika Utara untuk rudal dan pembom Rusia adalah di Kutub Utara. Dia mengatakan, Rusia telah membentuk Komando Arktik baru dan telah membuka ratusan situs militer Arktik baru dan bekas era Soviet, termasuk lapangan terbang dan pelabuhan laut dalam.
Baca: Sekutu Putin: RusiaTak Bisa Hentikan Perang Meski Ukraina Tak Gabung NATO
“Kami melihat pembangunan militer Rusia yang signifikan dengan pangkalan baru, sistem senjata baru, dan juga menggunakan High North sebagai tempat uji coba untuk senjata paling canggih mereka, termasuk rudal hipersonik,” kata Stoltenberg di pangkalan militer Kanada di Cold Lake, Alberta, Jumat (26/8/2022), seperti dikutip dari AP.
Stoltenberg juga mencatat China telah menyatakan dirinya sebagai negara "dekat Arktik". Dia mengatakan, Beijing berencana untuk membangun pemecah es terbesar di dunia dan menghabiskan puluhan miliar dolar untuk energi, infrastruktur, dan proyek penelitian di utara.
Selama kunjungan ke utara Kanada, Stoltenberg mengatakan, jalur terpendek ke Amerika Utara untuk rudal dan pembom Rusia adalah di Kutub Utara. Dia mengatakan, Rusia telah membentuk Komando Arktik baru dan telah membuka ratusan situs militer Arktik baru dan bekas era Soviet, termasuk lapangan terbang dan pelabuhan laut dalam.
Baca: Sekutu Putin: RusiaTak Bisa Hentikan Perang Meski Ukraina Tak Gabung NATO
“Kami melihat pembangunan militer Rusia yang signifikan dengan pangkalan baru, sistem senjata baru, dan juga menggunakan High North sebagai tempat uji coba untuk senjata paling canggih mereka, termasuk rudal hipersonik,” kata Stoltenberg di pangkalan militer Kanada di Cold Lake, Alberta, Jumat (26/8/2022), seperti dikutip dari AP.
Stoltenberg juga mencatat China telah menyatakan dirinya sebagai negara "dekat Arktik". Dia mengatakan, Beijing berencana untuk membangun pemecah es terbesar di dunia dan menghabiskan puluhan miliar dolar untuk energi, infrastruktur, dan proyek penelitian di utara.
Lihat Juga :