NATO Siap Campur Tangan di Kosovo jika Ketegangan Memburuk
Kamis, 18 Agustus 2022 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia bahkan mengancam intervensi militer di bawah mandat PBB jika kedua pihak tidak mematuhi dialog yang dimediasi Uni Eropa.
Stoltenberg akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Kosovo Albin Kurti pada Rabu, sementara Vucic dan Kurti akan bertemu pada Kamis di Brussels untuk melanjutkan dialog.
Ketegangan antara Serbia dan Kosovo memuncak setelah provinsi itu mengesahkan undang-undang yang mengharuskan orang Serbia menukar paspor mereka dengan dokumen khusus yang dikeluarkan Kosovo dan mengganti plat nomor Serbia mereka dengan plat yang dikeluarkan di Kosovo.
Stoltenberg awalnya mengatakan kepada Vucic bahwa NATO akan campur tangan di Kosovo jika stabilitas terancam selama panggilan telepon pada 3 Agustus, menegaskan komunike dari misi NATO ke Kosovo yang dikeluarkan pekan sebelumnya.
Pengumuman undang-undang baru itu disertai polisi khusus bersenjata lengkap yang mengambil kendali atas dua penyeberangan perbatasan dengan Serbia, yang menyebabkan warga Serbia setempat mendirikan penghalang jalan sebagai protes dan pemerintah Vucic mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perilaku Pristina.
Stoltenberg akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Kosovo Albin Kurti pada Rabu, sementara Vucic dan Kurti akan bertemu pada Kamis di Brussels untuk melanjutkan dialog.
Ketegangan antara Serbia dan Kosovo memuncak setelah provinsi itu mengesahkan undang-undang yang mengharuskan orang Serbia menukar paspor mereka dengan dokumen khusus yang dikeluarkan Kosovo dan mengganti plat nomor Serbia mereka dengan plat yang dikeluarkan di Kosovo.
Stoltenberg awalnya mengatakan kepada Vucic bahwa NATO akan campur tangan di Kosovo jika stabilitas terancam selama panggilan telepon pada 3 Agustus, menegaskan komunike dari misi NATO ke Kosovo yang dikeluarkan pekan sebelumnya.
Pengumuman undang-undang baru itu disertai polisi khusus bersenjata lengkap yang mengambil kendali atas dua penyeberangan perbatasan dengan Serbia, yang menyebabkan warga Serbia setempat mendirikan penghalang jalan sebagai protes dan pemerintah Vucic mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perilaku Pristina.
Lihat Juga :