Penikaman Salman Rushdie Novelis Ayat-Ayat Setan Awalnya Dikira Prank

Senin, 15 Agustus 2022 - 07:36 WIB
loading...
Penikaman Salman Rushdie...
Salman Rushdie, novelis The Satanic Verses atau Ayat-Ayat Setan yang ditikam secara mengerikan di atas panggung acara sastra di New York, AS, pekan lalu. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Salman Rushdie , novelis "The Satanic Verses" atau "Ayat-Ayat Setan" ditikam di leher dan dada berkali-kali di atas panggung acara sastra di New York, Amerika Serikat, pekan lalu. Serangan itu awalnya dikira sebagai lelucon atau prank.

Hal itu disampaikan Henry Reese, pria yang hendak mewawancarai Salman Rushdie dalam acara tersebut.

Menurutnya, dia tersentak ketika adegan yang dia kira sebagai lelucon itu menjadi kenyataan ketika dia melihat darah.

Reese (73), presiden kelompok nirlaba City of Asylum, juga terluka dalam serangan pisau tersebut.

Baca juga: Ayat-Ayat Setan, Tragisnya Salman Rushdie, dan 33 Tahun Fatwa Mati Iran

Dia mengatakan butuh beberapa saat untuk memahami apa yang sedang terjadi.

"Itu sangat sulit untuk dipahami. Itu terlihat seperti lelucon yang buruk dan tidak memiliki rasa realitas," kata Reese kepada CNN, yang dilansir Senin (15/8/2022).

"Lalu ketika ada darah di belakangnya, itu menjadi nyata."

Reese, yang muncul di stasiun televisi CNN pada hari Minggu dengan perban besar di mata kanannya yang memar dan bengkak, menolak untuk membahas secara spesifik tentang serangan itu.

Namun dia mengatakan bahwa ketika seorang pria naik ke atas panggung, dia mengira insiden itu adalah "referensi buruk" terhadap dekrit agama atau fatwa yang dikeluarkan oleh para pemimpin Iran yang menyerukan umat Islam untuk membunuh Rushdie.

Tersangka penyerang, Hadi Matar (24), diseret ke tanah oleh staf acara dan penonton lainnya sebelum dibawa ke tahanan polisi.

Rushdie menghabiskan bertahun-tahun di bawah perlindungan polisi setelah para pemimpin Iran menyerukan pembunuhannya atas penggambarannya tentang Islam dan Nabi Muhammad dalam novelnya "The Satanic Verses."

Reese mengatakan dia akan berdiskusi dengan Rushdie untuk City of Asylum, gerakan yang berusaha melindungi kebebasan berekspresi dan yang menurut Reese dia luncurkan setelah mendengar pidato Rushdie yang menginspirasi pada tahun 1997.

"Itu adalah ironi yang suram--atau mungkin niat--untuk tidak hanya menyerang tubuhnya, tetapi untuk menyerang semua yang dia wakili," kata Reese.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
8 Akuisisi dan Pembelian...
8 Akuisisi dan Pembelian Termahal Mohammed Bin Salman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved