Presiden Mesir Lakukan Reshuffle Kabinet, Angkat 13 Menteri Baru
Minggu, 14 Agustus 2022 - 17:44 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengumumkan perombakan kabinet pada Sabtu (13/8/2022). Menurut situs web kepresidenan Mesir, langkah ini diambil untuk meningkatkan kinerja pemerintah.
Al-Sisi mengatakan, dia meminta parlemen untuk bersidang pada hari Sabtu untuk membahas perubahan beberapa portofolio menteri. Ia menambahkan bahwa perubahan telah disepakati setelah berkonsultasi dengan perdana menteri.
Baca: Sumber Keamanan Mesir: Israel-Militan Palestina Setujui Gencatan Senjata
“Ini dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah terhadap sejumlah isu penting di dalam dan luar negeri yang berkontribusi dalam melindungi kepentingan dan kemampuan negara serta secara langsung meningkatkan pelayanan yang ditawarkan kepada warga,” kata al-Sisi, seperti dikutip dari Al Arabiya.
Perombakan kabinet berdampak pada 13 portofolio yang meliputi Kementerian Pariwisata, Kesehatan, Pendidikan, Kebudayaan, Pembangunan daerah, Imigrasi, dan Irigasi.
Adapun profil para menteri yang masuk dalam perombakan tersebut adalah sebagai berikut. Menteri Kesehatan & Kependudukan Khaled Abdel-Ghaffar, sebelumnya Menteri Pendidikan Tinggi dan Pj Menteri Kesehatan. Dia memegang banyak posisi akademis di dalam dan luar negeri termasuk profesor tamu di University of Virginia.
Menteri Pendidikan Tinggi Mohamed Ayman Ashour, sebelumnya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi untuk Urusan Universitas. Menteri Pendidikan & Pendidikan Teknik Reda Hegazy yang mengawali karir sebagai guru Kimia, adalah Wakil Menteri Pendidikan Bidang Keguruan.
Al-Sisi mengatakan, dia meminta parlemen untuk bersidang pada hari Sabtu untuk membahas perubahan beberapa portofolio menteri. Ia menambahkan bahwa perubahan telah disepakati setelah berkonsultasi dengan perdana menteri.
Baca: Sumber Keamanan Mesir: Israel-Militan Palestina Setujui Gencatan Senjata
“Ini dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah terhadap sejumlah isu penting di dalam dan luar negeri yang berkontribusi dalam melindungi kepentingan dan kemampuan negara serta secara langsung meningkatkan pelayanan yang ditawarkan kepada warga,” kata al-Sisi, seperti dikutip dari Al Arabiya.
Perombakan kabinet berdampak pada 13 portofolio yang meliputi Kementerian Pariwisata, Kesehatan, Pendidikan, Kebudayaan, Pembangunan daerah, Imigrasi, dan Irigasi.
Adapun profil para menteri yang masuk dalam perombakan tersebut adalah sebagai berikut. Menteri Kesehatan & Kependudukan Khaled Abdel-Ghaffar, sebelumnya Menteri Pendidikan Tinggi dan Pj Menteri Kesehatan. Dia memegang banyak posisi akademis di dalam dan luar negeri termasuk profesor tamu di University of Virginia.
Menteri Pendidikan Tinggi Mohamed Ayman Ashour, sebelumnya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi untuk Urusan Universitas. Menteri Pendidikan & Pendidikan Teknik Reda Hegazy yang mengawali karir sebagai guru Kimia, adalah Wakil Menteri Pendidikan Bidang Keguruan.
Lihat Juga :