Pejabat Kremlin: Seluruh Blok NATO Berperang Lawan Rusia di Ukraina
Kamis, 11 Agustus 2022 - 12:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga belum mengumumkan rencana pasti untuk membawa konflik di luar perbatasan Ukraina atau menyatakan perang melawan NATO, aliansi militer beranggotakan 30 negara.
Namun, Putin memperingatkan dalam beberapa bulan terakhir bahwa negara mana pun yang menciptakan ancaman strategis bagi Rusia" selama serangannya di Ukraina dapat mengharapkan serangan balasan yang akan secepat kilat.
Beberapa negara NATO telah mengirim senjata dan bantuan militer lainnya ke Ukraina.
Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) yang dipasok Amerika Serikat (AS) telah mendapat perhatian dalam beberapa pekan terakhir ketika angkatan bersenjata Ukraina melaporkan serangkaian serangan yang berhasil terhadap sasaran Rusia.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah pada bulan April bahwa dengan Barat mempersenjatai Ukraina, "NATO pada dasarnya akan berperang dengan Rusia melalui proksi dan mempersenjatai proksi tersebut."
Kiriyenko juga menuduh para pemimpin Ukraina membiarkan negara dan rakyat mereka menjadi "wakil" NATO.
Namun, Putin memperingatkan dalam beberapa bulan terakhir bahwa negara mana pun yang menciptakan ancaman strategis bagi Rusia" selama serangannya di Ukraina dapat mengharapkan serangan balasan yang akan secepat kilat.
Beberapa negara NATO telah mengirim senjata dan bantuan militer lainnya ke Ukraina.
Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) yang dipasok Amerika Serikat (AS) telah mendapat perhatian dalam beberapa pekan terakhir ketika angkatan bersenjata Ukraina melaporkan serangkaian serangan yang berhasil terhadap sasaran Rusia.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah pada bulan April bahwa dengan Barat mempersenjatai Ukraina, "NATO pada dasarnya akan berperang dengan Rusia melalui proksi dan mempersenjatai proksi tersebut."
Kiriyenko juga menuduh para pemimpin Ukraina membiarkan negara dan rakyat mereka menjadi "wakil" NATO.
Lihat Juga :