Sekjen PBB: Serangan Nuklir Rusia di Ukraina Mungkin Akan Bunuh Kita Semua

Selasa, 09 Agustus 2022 - 22:46 WIB
loading...
Sekjen PBB: Serangan...
Sekjen PBB mengatakan serangan nuklir Rusia di Ukraina bisa merubah dunia jadi lautan api. Foto/Ilustrasi/Metro
A A A
TOKYO - Opsi yang banyak didiskusikan Rusia untuk menggunakan senjata nuklir di Ukraina akan menyebabkan dunia lautan api. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres.

“Saya percaya bahwa jika senjata nuklir akan digunakan, mungkin tidak ada lagi yang dapat merespons PBB,” kata Guterres.

“Kita semua mungkin tidak berada di sini lagi,” imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiner, Selasa (9/8/2022).

Sekjen PBB memberikan penilaian itu saat bepergian ke Jepang untuk memperingati penggunaan bom atom oleh Amerika Serikat (AS) untuk menghancurkan Hiroshima selama Perang Dunia Kedua. Kecemasan internasional tentang potensi Kremlin menggunakan senjata pemusnah massal telah memburuk selama berbulan-bulan, karena AS dan negara-negara Eropa telah memperlengkapi pasukan Ukraina untuk menggagalkan tujuan utama invasi pasukan Rusia sambil mengurangi pengiriman senjata dalam upaya untuk menghindari pembalasan Rusia.

“Di Hiroshima, saya membuat dua permintaan konkret: Pertama, minta negara-negara bersenjata nuklir untuk berkomitmen tidak menggunakan senjata nuklir pertama kali dan meminta negara-negara bersenjata nuklir untuk tidak pernah menggunakan atau mengancam negara-negara non-nuklir dengan senjata nuklir. penggunaan senjata nuklir, dengan transparansi penuh sehubungan dengan persenjataan mereka,” papar Guterres.

“Saya berharap permintaan ini akan ditanggapi dengan serius karena kita menyaksikan radikalisasi dalam situasi geopolitik yang membuat risiko perang nuklir kembali menjadi sesuatu yang tidak dapat kita lupakan sepenuhnya,” imbaunya.

Guterres, yang baru saja menjadi perantara kesepakatan untuk memungkinkan dimulainya kembali pengiriman biji-bijian dari pelabuhan Ukraina yang diblokade, meragukan gagasan bahwa perjanjian terbatas ini dapat menyebabkan berakhirnya pertempuran.

Baca juga: Diplomat Rusia: Sekjen PBB Seharusnya Sebut AS Jatuhkan Bom Atom di Hiroshima

“Hal yang sulit dalam kaitannya dengan gencatan senjata berasal dari fakta sederhana: Ukraina tidak dapat menerima situasi di mana wilayahnya diambil oleh negara lain, dan Federasi Rusia tampaknya tidak siap untuk menerima bahwa wilayah yang telah diambil pasukan Rusia akan tidak dianeksasi oleh Federasi Rusia atau memberi jalan kepada negara-negara merdeka baru,” tutur Guterres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 12: Suasana Kampung Berubah Mencekam, Mila Cemaskan Kondisi Ayah Mertuanya
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved