Sekutu Putin Berharap China Tembak Jatuh Pesawat Nancy Pelosi

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 00:46 WIB
loading...
Sekutu Putin Berharap...
Ketua DPR AS Nancy Pelosi saat mendarat di Taipei, Taiwan. Seorang politisi Rusia yang juga sekutu Presiden Vladimir Putin berharap China menembak jatuh pesawat Pelosi. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Aleksey Zhuravlyov, seorang politisi Rusia yang juga sekutu Presiden Vladimir Putin, berharap China menembak jatuh pesawat pembawa Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi karena nekat berkunjung ke Taiwan .

Menurutnya, jika China melakukannya, itu akan baik bagi Rusia.

Zhuravlyov adalah anggota Duma Negara Rusia dan memimpin partai politik nasionalis Rodina yang mendukung Putin.

Selama penampilannya di acara "60 Minutes" di stasiun televisi pemerintah Rusia, Rossiya-1, dia mengatakan bahwa serangan terhadap pesawat Pelosi dari China akan membuka "front kedua" dalam konflik Putin dengan Barat.

Baca juga: Alasan Mengapa China Tak Tembak Jatuh Pesawat Ketua DPR AS di Taiwan

"Akan penting bagi kami jika pesawat ini dicegat atau ditembak jatuh," kata Zhuravlyov tentang pesawat Pelosi.

"Bagi kami, membuka front kedua itu bagus. Tidak peduli bagaimana situasi dengan pulau [Taiwan] berkembang, kami tetap akan menang," ujarnya, yang dilansir Daily Mirror, Jumat (5/8/2022).

"Seluruh dunia memahami bahwa satu-satunya negara yang dapat melawan AS adalah Rusia."

Pelosi menjadi pejabat terpilih Amerika paling senior yang mengunjungi Taiwan dalam seperempat abad ketika dia melakukan perjalanan ke ibu kota pulau itu; Taipei, Selasa lalu selama turnya di Asia.

Kantor Pelosi sebelumnya hanya menyebutkan empat negara yang akan dikunjungi politisi Partai Demokrat tersebut dan rombongan delegasi Kongres Amerika. Empat negara itu adalah Singapura, Malaysia, Jepang dan Korea Selatan.

Kantor tersebut tidak disebutkan Taiwan akan menjadi lokasi kunjungan, namun faktanya Pelosi dan rombongannya nekat mengunjungi pulau itu dan mengabaikan peringatan keras dari China.

China mengecam keras kunjungan Pelosi ke Taiwan dan memperingatkan langkah tersebut dapat mengakibatkan konsekuensi bagi AS sebagai respons.

Tanggal pasti di mana Zhuravlyov membuat komentar tentang pesawat Pelosi tidak segera jelas, tetapi tampaknya itu terjadi setelah kunjungan Pelosi ke Taiwan.

Pelosi, yang berada di urutan ketiga dalam kursi kepresidenan AS, mendarat di pulau itu Selasa dan pergi pada Rabu.

Taiwan, yang secara resmi bernama Republic of China (ROC), telah memerintah sendiri secara demokratis sejak 1949 atau setelah perang saudara China. Namun, para pejabat Beijing masih menganggap pulau itu sebagai bagian yang tidak dapat terpisahkan dari China di bawah "Kebijakan Satu-China".

Pelosi menekankan dalam sebuah pernyataan pada Selasa lalu bahwa kunjungannya sama sekali tidak bertentangan dengan kebijakan lama Amerika Serikat sehubungan dengan Taiwan.

Tetapi China secara resmi memulai empat hari latihan perang di sekitar Taiwan pada hari Kamis sebagai tanggapan atas kunjungan Pelosi, yang oleh Kementerian Luar Negeri China dianggap sebagai provokasi.

Rusia mengutuk kunjungan Pelosi ke Taiwan dan berjanji untuk mendukung China di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dan Taiwan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved