Ikuti Jejak Boris Johnson, Liz Trus Berjanji Jadi Teman Terbaik Ukraina
Jum'at, 29 Juli 2022 - 10:42 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss berjanji akan jadi teman terbaik Ukraina jika terpilih jadi perdana menteri. Foto/US News
A
A
A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss, calon kuat untuk menggantikan Perdana Menteri Boris Johnson , mengatakan dia akan menjadi "teman terbaik" Ukraina jika memenangkan jabatan tersebut. Ia juga mengatakan akan segera menelepon Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Truss, yang sebagai menteri luar negeri telah mengawasi penerapan sanksi terhadap orang-orang terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan dia akan bekerja dengan sekutu untuk menyediakan lebih banyak senjata dan bantuan kemanusiaan ke Ukraina.
"Sebagai perdana menteri saya akan menjadi teman terbaik Ukraina - mengikuti jejak Boris Johnson - dan berkomitmen sepenuhnya untuk memastikan Putin gagal di Ukraina serta menderita kekalahan strategis, dan bahwa Rusia dibatasi di masa depan," katanya dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Moderator Pingsan, Debat Calon PM Inggris Dihentikan
"Konflik ini dalam keseimbangan, dan sekarang bukan waktunya untuk bersuara tentang konsesi dan kompromi kepada seorang diktator yang mengerikan. Saya adalah kandidat yang dapat dipercaya rakyat Inggris di Ukraina, dan yang dapat mereka percayai untuk mempertahankan kebebasan kita di dalam dan luar negeri," imbuhnya seperti dikutip dari US News, Jumat (29/7/2022).
Truss, yang sebagai menteri luar negeri telah mengawasi penerapan sanksi terhadap orang-orang terdekat Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan dia akan bekerja dengan sekutu untuk menyediakan lebih banyak senjata dan bantuan kemanusiaan ke Ukraina.
"Sebagai perdana menteri saya akan menjadi teman terbaik Ukraina - mengikuti jejak Boris Johnson - dan berkomitmen sepenuhnya untuk memastikan Putin gagal di Ukraina serta menderita kekalahan strategis, dan bahwa Rusia dibatasi di masa depan," katanya dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Moderator Pingsan, Debat Calon PM Inggris Dihentikan
"Konflik ini dalam keseimbangan, dan sekarang bukan waktunya untuk bersuara tentang konsesi dan kompromi kepada seorang diktator yang mengerikan. Saya adalah kandidat yang dapat dipercaya rakyat Inggris di Ukraina, dan yang dapat mereka percayai untuk mempertahankan kebebasan kita di dalam dan luar negeri," imbuhnya seperti dikutip dari US News, Jumat (29/7/2022).
Lihat Juga :