Tiga Pesawat AS Buru Kapal Selam China di Laut China Selatan

Sabtu, 27 Juni 2020 - 14:01 WIB
loading...
Tiga Pesawat AS Buru...
Pesawat P-8A Poseidon Angkatan Laut Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Darrin Zammit Lupi/File Photo
A A A
BEIJING - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) mengirim tiga pesawat militer ke Selat Bashi dan berkeliaran di atas kawasan Laut China Selatan yang oleh pengamat adalah misi melacak kapal selam China .

Ketiga pesawat terpantau di sekitar kawasan Laut China Selatan pada hari Jumat (26/6/2020) dan itu adalah misi hari keenam secara berturut-turut.

The South China Sea Strategic Situation Probing Initiative, sebuah lembaga think tank China yang bernaung di bawah Universitas Peking, mengatakan tiga pesawat militer yang dikirim AS adalah pesawat pengintai EP-3, pesawat anti-kapal selam P-8A dan sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135. Ketiganya muncul di Selat Bashi antara pukul 10.00 pagi hingga siang hari. (Baca: Terungkap, Jet Tempur Siluman F-35 AS Tak Bisa Terbang saat Badai Petir )

Dalam bagan yang di-posting online, lembaga think tank itu mengatakan ketiga pesawat militer terbang sebentar ke bagian barat daya Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan menuju Selat Bashi dan kemudian menuju ke Laut China Selatan.

"EP-3E (AE1D91) AS sedang melakukan pengintaian kembali di Laut China Selatan, 26 Juni. P-8A dan KC-135 sedang menindaklanjuti, 26 Juni," tulis lembaga think tank China itu di Twitter, seperti dikutip South China Morning Post.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved