Jet Tempur Canggih Korsel-Indonesia KF/IF-21 Sukses Uji Terbang Perdana
Kamis, 21 Juli 2022 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
KF-21, dipersenjatai dengan 4 rudal udara-ke-udara METEOR dan dikemudikan oleh Mayor Junhyeon Ahn dari Unit Uji dan Evaluasi Angkatan Udara, lepas landas dari pangkalan Angkatan Udara dekat markas KAI di Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan, pukul 03.40 waktu setempat.
Jet tempur tersebut terbang dengan kecepatan 400 km/jam (200 knot) selama 30 menit untuk memeriksa fungsi dasar tubuh jet, mendarat dengan selamat pada pukul 16.13.
KAI berencana melakukan sekitar 2.000 penerbangan uji dengan enam prototipe hingga Juni 2026, dilanjutkan dengan produksi massal di tahun yang sama.
Angkatan Udara Korea Selatan mempertimbangkan untuk mengerahkan 120 unit KF-21 pada tahun 2032.
Jenis pesawat akan diverifikasi sebagai aset yang berpotensi mampu tempur pada akhir tahun 2023, dan tes persenjataan tambahan untuk KF-21 Block-2 akan dilakukan pada tahun 2026.
Empat puluh jet Block-1 diharapkan mampu melakukan pertempuran udara-ke-udara, sementara 80 jet Block-2 yang akan dikerahkan pada 2028 juga dimaksudkan untuk melakukan pertempuran udara-ke-darat.
Dua komponen utama, radar elektronik dan pelacak target inframerah, dikembangkan oleh Hanwha Systems dengan teknologi lokal dan dipasok ke prototipe KF-21 pertama.
Jet tempur tersebut terbang dengan kecepatan 400 km/jam (200 knot) selama 30 menit untuk memeriksa fungsi dasar tubuh jet, mendarat dengan selamat pada pukul 16.13.
KAI berencana melakukan sekitar 2.000 penerbangan uji dengan enam prototipe hingga Juni 2026, dilanjutkan dengan produksi massal di tahun yang sama.
Angkatan Udara Korea Selatan mempertimbangkan untuk mengerahkan 120 unit KF-21 pada tahun 2032.
Jenis pesawat akan diverifikasi sebagai aset yang berpotensi mampu tempur pada akhir tahun 2023, dan tes persenjataan tambahan untuk KF-21 Block-2 akan dilakukan pada tahun 2026.
Empat puluh jet Block-1 diharapkan mampu melakukan pertempuran udara-ke-udara, sementara 80 jet Block-2 yang akan dikerahkan pada 2028 juga dimaksudkan untuk melakukan pertempuran udara-ke-darat.
Dua komponen utama, radar elektronik dan pelacak target inframerah, dikembangkan oleh Hanwha Systems dengan teknologi lokal dan dipasok ke prototipe KF-21 pertama.
Lihat Juga :