Kapal Berisi 1 Klan Keluarga Terbalik di Sungai, 20 Tewas dan 30 Hilang

Selasa, 19 Juli 2022 - 17:59 WIB
loading...
Kapal Berisi 1 Klan...
Kapal padat penumpang berisi satu klan keluarga terbalik di Pakistan, 20 tewas dan 30 hilang. Foto/Ilustrasi
A A A
ISLAMABAD - Sedikitnya 20 orang, sebagian besar perempuan, tewas dan 30 lainnya hilang setelah sebuah kapal yang membawa lebih dari 100 orang terbalik di sebuah sungai di Pakistan tengah pada Senin. Hal itu diungkapkan pejabat setempat.

"Kapal yang kelebihan muatan sedang menuju ke pesta pernikahan ketika terbalik di sungai Indus di distrik Sadiqabad," kata pemerintah dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (19/7/2022).

Pernyataan itu mengatakan hampir 90 orang diselamatkan oleh para penyelam, seraya menambahkan bahwa sebagian besar penumpang adalah wanita dan anak-anak.

Baca juga: Agama Warga Negara Pakistan dan Persentasenya

Menurut pernyataan itu, semua yang ada di kapal itu adalah satu klan, dan mereka sedang dalam perjalanan menuju pernikahan keluarga di seberang sungai.

Pernyataan itu mengatakan hampir 35 penyelam dari layanan penyelamatan yang dikelola negara mengambil bagian dalam operasi untuk menemukan dan menyelamatkan lebih banyak orang yang berada di sungai.

"Kami telah menemukan 20 mayat sejauh ini dan kebanyakan dari mereka adalah wanita," kata pejabat pemerintah setempat Aslam Tasleem kepada Geo News TV setempat.

Baca juga: Horor, Staf Medis Putuskan Kepala Bayi Baru Lahir dan Meninggalkannya di Rahim Ibunya

Dia mengatakan sekitar 30 orang tambahan hilang.

"Kami tidak yakin berapa banyak orang yang berada di kapal itu. Kami mendapatkan perkiraan hanya berdasarkan pengakuan anggota keluarga," katanya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved