Pentagon: Roket AS Punya Dampak Signifikan di Garis Depan Ukraina

Sabtu, 16 Juli 2022 - 22:03 WIB
loading...
A A A
Minggu ini, Ukraina mengatakan telah membunuh komandan Rusia lainnya setelah rudal HIMARS menghantam pusat komando dan kendali Rusia di wilayah Kherson selatan.

Pada hari Kamis, Kiev mengatakan HIMARS digunakan untuk menghancurkan gudang amunisi Rusia kedua di kota Nova Kakhovka, di wilayah yang sama.

Dan pada hari Jumat, Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan sebuah gudang amunisi Rusia terbakar di kota Kadiivka yang diduduki.

Baca juga: Jadi Tawanan Perang Separatis Pro-Rusia, Warga Inggris Tewas di Donetsk

Sementara itu, dampak senjata di medan perang Ukraina digambarkan oleh peta sistem pelacakan kebakaran FIRMS NASA yang menunjukkan penurunan tajam dalam jumlah kebakaran yang disebabkan oleh serangan Rusia antara 8 Juli dan 12 Juli.

Ini menunjukkan bahwa serangan jarak jauh terhadap gudang amunisi Rusia menguntungkan Ukraina.

Dampak dari senjata yang dipasok AS dilaporkan telah menimbulkan kekhawatiran di Rusia.

Igor Girkin, mantan komandan pasukan separatis di Ukraina timur, yang juga dikenal sebagai "Strelkov", menulis di Telegram bahwa senjata itu telah menyebabkan Rusia kehilangan sejumlah besar pasukan dan peralatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved