Arab Saudi Dilaporkan Izinkan Seluruh Penerbangan dari Israel
Kamis, 14 Juli 2022 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah artikel opini menjelang perjalanan ke Israel, Biden mengatakan perjalanan langsung adalah "simbol kecil" dari hubungan yang memanas antara Israel dan dunia Arab dan langkah menuju normalisasi.
Israel dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi hubungan rahasia telah menghangat dalam beberapa tahun terakhir karena Riyadh dan penguasa de-facto-nya Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman melihat Israel sebagai mitra strategis dalam pertempuran melawan pengaruh Iran di wilayah tersebut.
Kerajaan Arab Saudi menolak untuk menandatangani Kesepakatan Abraham yang ditengahi Washington pada tahun 2020 seperti yang diharapkan AS dan Israel, tetapi Riyadh diyakini telah memberikan lampu hijau kepada Bahrain, di mana ia mempertahankan pengaruh yang menentukan, untuk bergabung dengan perjanjian normalisasi dengan Israel bersama Uni Emirat Arab dan Maroko.
Arab Saudi memang mulai mengizinkan maskapai Israel untuk terbang di atas wilayahnya di koridor udara khusus untuk penerbangan ke dan dari Uni Emirat Arab dan Bahrain, setelah perjanjian ditandatangani. Namun Israel belum menerima akses tersebut untuk penerbangan ke dan dari India, Thailand, dan China.
Jika Riyadh mengumumkan persetujuannya untuk penggunaan wilayah udaranya, perjalanan ke dan dari negara-negara tersebut akan menjadi perjalanan yang jauh lebih singkat.
Pekan lalu, Menteri Kerjasama Regional Israel Esawi Frej mengajukan permintaan resmi kepada otoritas Arab Saudi untuk mengizinkan perjalanan langsung bagi jemaah Muslim Israel yang berangkat haji ke Makkah.
Israel dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi hubungan rahasia telah menghangat dalam beberapa tahun terakhir karena Riyadh dan penguasa de-facto-nya Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman melihat Israel sebagai mitra strategis dalam pertempuran melawan pengaruh Iran di wilayah tersebut.
Kerajaan Arab Saudi menolak untuk menandatangani Kesepakatan Abraham yang ditengahi Washington pada tahun 2020 seperti yang diharapkan AS dan Israel, tetapi Riyadh diyakini telah memberikan lampu hijau kepada Bahrain, di mana ia mempertahankan pengaruh yang menentukan, untuk bergabung dengan perjanjian normalisasi dengan Israel bersama Uni Emirat Arab dan Maroko.
Arab Saudi memang mulai mengizinkan maskapai Israel untuk terbang di atas wilayahnya di koridor udara khusus untuk penerbangan ke dan dari Uni Emirat Arab dan Bahrain, setelah perjanjian ditandatangani. Namun Israel belum menerima akses tersebut untuk penerbangan ke dan dari India, Thailand, dan China.
Jika Riyadh mengumumkan persetujuannya untuk penggunaan wilayah udaranya, perjalanan ke dan dari negara-negara tersebut akan menjadi perjalanan yang jauh lebih singkat.
Pekan lalu, Menteri Kerjasama Regional Israel Esawi Frej mengajukan permintaan resmi kepada otoritas Arab Saudi untuk mengizinkan perjalanan langsung bagi jemaah Muslim Israel yang berangkat haji ke Makkah.
Lihat Juga :