Khawatir Gelombang Kedua Covid-19, Vietnam Belum Berani Buka Pariwisata

Kamis, 25 Juni 2020 - 16:45 WIB
loading...
Khawatir Gelombang Kedua...
Vietnam belum memiliki rencana untuk membuka diri bagi wisatawan internasional, karena khawatir hal itu dapat menyebabkan gelombang kedua infeksi Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
HANOI - Meskipun berhasil menahan wabah Covid-19, namun Vietnam belum memiliki rencana untuk membuka diri bagi wisatawan internasional. Hal ini karena Vietnam khawatir hal itu dapat menyebabkan gelombang kedua infeksi Covid-19.

"Tidak ada kisah bagi kita untuk bergegas untuk membuka pintu (wisata)," kata Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (25/6/2020).

( Baca juga: Pilot Ngobrol Covid-19, Penyebab Pesawat Pakistan Jatuh Tewaskan 97 Orang )

"Vietnam belum siap untuk menyambut kembali para wisatawan internasional. Para pakar asing, pekerja tingkat tinggi dan investor ke Vietnam disambut baik tetapi akan diawasi secara ketat," sambungnya.

Para ahli asing yang sangat terampil seperti insinyur telah diizinkan memasuki Vietnam dengan penerbangan khusus dan karantina di hotel dalam upaya untuk menjaga ekonomi tetap bertahan di seluruh pandemi global. Phuc mengatakan frekuensi penerbangan semacam itu harus ditingkatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bertekad Jadi Vietnam...
Iran Bertekad Jadi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Kalah Perang Secara Memalukan
Gubernur di Korsel Usul...
Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
1.250 Orang Tewas Akibat...
1.250 Orang Tewas Akibat Banjir Besar di 6 Negara Asia, Apa Penyebabnya?
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Tentara Terbanyak di Asia Tenggara pada 2025
5 Negara Paling Sukses...
5 Negara Paling Sukses Melawan Kemiskinan, Salah Satunya Jadi Negara Adidaya
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved